Prabowo Lantik Kepengurusan Baru Gerakan Kristiani Indonesia Raya

Penulis: Thomas Harming Suwarta Pada: Rabu, 11 Apr 2018, 08:54 WIB Politik dan Hukum
Prabowo Lantik Kepengurusan Baru Gerakan Kristiani Indonesia Raya

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan)

BERTEMPAT di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, kepengurusan Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Pusat dikukuhkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sebelumnya, organisasi sayap Partai Gerindra ini bernama Kira yang pada Rakernas Senin (10/4) berubah nama menjadi Gekira.

"Pertama tentu saja ada perubahan nama dari Kira menjadi Gekira agar menjadi gerakan bersama Partai Gerindra untuk kemajuan Indonesia," ungkap Ketua Umum Gekira Jemy Fary Francis dalam keterangan tertulis, Rabu (11/4).

Kekuatan Gekira saat ini, kata dia, adalah 384 anggota legislatif di pusat dan daerah. Bukan cuma itu, Gekira juga mempunyai potensi di bidang eksekutif, yudikatif, dunia usaha, hingga aktivis sosial.

"Sehingga tugas pertama kami sebagai pengurus pusat Gekira adalah menghimpun dan merekatkan yang tercecer, tercerai-berai, dan yang berjalan sendiri-sendiri. Di sini, spirit Gekira adalah fermentum mundi (ragi dunia). Ragi yang walau kecil memiliki peran penting dalam mengembangkan adonan sehingga dapat dinikmati manfaatnya oleh banyak orang," ungkap Ketua Komisi V DPR RI tersebut.

Ia juga mengingatkan pesan Prabowo agar kader Gekira harus menjadi duta-duta Gerindra di mana-mana dalam mewartakan kasih dan kebenaran.

"Aktivis Gekira adalah utusan-utusan partai yang harus bergerak melampaui sekat-sekat SARA dan membawa pesan perdamaian. Tidak ada tawar-menawar. Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika adalah jati diri, passion dan hidup Gekira," jelas Fary.

Ditambahkan oleh Ketua Bidang Komunikasi dan Humas Gekira Haposan Paulus Batubara, Gekira hadir pada zaman kini sebagai kelompok orang yang terpanggil menjadi agen perdamaian dan perubahan di tengah masyarakat.

Bukan hanya itu, upaya konsolidasi ini tentu juga memberikan kesempatan bagi para kader untuk siap menatap kemenangan di Pileg dan Pilpres 2019.

"Gekira dalam hal ini menjadi upaya Partai Gerindra untuk mengajak seluruh komponen kristiani di Indonesia agar memberikan sumbangsihnya dalam pembangunan negara ini," pungkas Haposan. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More