1946: Prancis Tinggalkan Libanon

Penulis: History | BBC | Dok.MI Pada: Selasa, 10 Apr 2018, 07:50 WIB Humaniora
1946:  Prancis Tinggalkan Libanon

wikipedia

TENTARA terakhir Prancis meninggalkan kawasan Libanon. Prancis menduduki Libanon dan Suriah pada 1918 menyusul berakhirnya Perang Dunia I dan terpecah-pecahnya kawasan di bawah Khilafah Ottoman Turki. Akan tetapi, saat Perang Dunia II pecah dan Prancis dikuasai Jerman, kekuasaan atas Libanon berpindah tangan ke Jerman. Pada 1941, berbagai perkembangan pada perang tersebut membuat Libanon kembali jatuh ke tangan pasukan sekutu. Tentara Prancis kemudian kembali menguasai Libanon.

Perjuangan tiada henti rakyat Libanon yang menginginkan kemerdekaan membuahkan hasil pada 1945. Pada tahun itu Libanon memproklamasikan kemerdekaannya, walaupun tentara Prancis masih tetap bercokol di kawasan tersebut. Berbagai perundingan diplomasi antara para tokoh perjuangan Libanon dan pemerintah Prancis menghasilkan kesepakatan keluarnya tentara pendudukan pada 1946.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More