Kekayaan Karya Rancang dari Indonesia

Penulis: Wnd/X-7 Pada: Minggu, 08 Apr 2018, 13:00 WIB Weekend
Kekayaan Karya Rancang dari Indonesia

DOK IFW 2018

CERITA suku, seni tekstil, hingga ajang olahraga besar yang sebentar lagi digelar di Indonesia masuk presentasi fesyen yang diadakan Indonesian Fashion Chamber (IFC) pada 26-27 Maret lalu. Sebanyak 22 perancang, baik yang sudah dikenal masyarakat maupun para muda mudi yang baru saja lulus dari sekolah mode ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Mereka berpadu menampilkan karya, menceritakan inspirasi serta berbagai detil yang tertempel pada busana rancangan mereka. Tak hanya busana, ada juga aksesori dari label Jumpanona yang terinspirasi dari seni tato milik Suku Dayak atau kerap disebut Rajah. Siluetnya yang hadir berupa kalung dengan bandul rantai hingga bertingkat, anting yang menjuntai, dan juga gelang bangle.

Untuk material, sang perancang Rilya Krisnawati menggunakan 100% kuningan berkombinasi dengan emas 18 karat, kristal, manik-manik, juga kerang laut. Karya rancang anak muda berikutnya tampil dalam nuansa gelap, tetapi tetap memancarkan sinar pada beberapa sisi busananya.

Berbagai perlengkapan olahraga, seperti bola dan hulahoop tampil dalam karya perancang Raegita Zoro. Ia mengatakan ajang Asian Games yang akan berlangsung pada Agustus mendatang menjadi inspirasi koleksinya bertema Sportlight.

"Untuk menyaksikan pertandingan olahraga kan harus tetap gaya juga, karena itu saya hadirkan beberapa potongan jaket, celana training dengan bahan katun berwarna off white dan aplikasi bahan yang terang seperti lampu neon di kala gelap," ujar Raegita pada acara Media Viewing Trend 2018: Presentasi Trend Fashion & Karya Desainer Indonesia, di Ice Palace Lotte Avenue, akhir Maret lalu.

Pada acara yang berlangsung selama dua hari itu, IFC tidak sekadar menjadi ajang menampilkan busana dan memberi panggung bagi para pendatang baru, tetapi juga ingin memperlihatkan kekayaan bangsa Indonesia.

Untuk pakaian pun, kita bisa memilah seperti apa yang kita sukai, apakah dengan siluet yang sangat unik atau yang biasa saja. Imajinasi menjadi salah satu kekayaan yang kemudian dituangkan dalam lembaran kain kemudian satu karya utuh untuk dipakai para pencinta mode.

Hal itu terlihat pada penggunaan material velvet untuk gaya urban sporty dari lini Malea by Mega MA, juga kain motif batik yang dipadukan dengan teknik shibori menghasilkan busana anggun dan effortless dari lini NY by Novita Yunus.

"Kami hadirkan desainer yang memiliki idealisme dalam berkarya namun tetap memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Karya mereka juga telah teruji berkualitas baik secara bahan maupun desain. Karya inilah yang mencerminkan keadaan sesungguhnya 'real life' tentang kondisi industri fesyen Indonesia saat ini," ujar National Chairman IFC, Ali Charisma.

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More