Ketimpangan Pendapatan Gender masih Terjadi

Penulis: AFP/Ire/I-2 Pada: Jumat, 06 Apr 2018, 11:33 WIB Features
Ketimpangan Pendapatan Gender masih Terjadi

AFP/BEN STANSALL

KESENJANGAN pendapatan biasanya lebih banyak terjadi di negara-negara berkembang yang pendapatan per kapita dan pertumbuhan ekonominya rendah.

Namun, data yang diterbitkan Kantor Kesetaraan Pemerintah pada Kamis (5/4) menemukan hampir delapan dari 10 perusahaan dan badan-badan sektor publik yang beroperasi di Inggris membayar laki-laki lebih banyak ketimbang perempuan.

Sekitar 78% bisnis komersial dan organisasi sektor publik membayar staf laki-laki lebih banyak daripada perempuan.

Namun, 14% responden mengaku mereka membayar perempuan lebih banyak daripada laki-laki, sedangkan 8% tidak memiliki kesenjangan gaji gender.

Perbedaan persentase rata-rata gaji laki-laki dan gaji perempuan di semua perusahaan yang mengirimkan rincian mencapai 12%.

Lebih rinci, surat kabar lokal North Wales News Media bernasib terburuk, dengan 85,2% laki-laki dibayar lebih ketimbang perempuan.

Millwall Holdings, grup induk Millwall Football Club, melaporkan kesenjangan hingga 80%.

Ryanair Irlandia juga termasuk yang terbesar dengan gaji karyawan perempuan 71,8% lebih rendah daripada rata-rata gaji laki-laki.

Maskapai itu mengklaim datanya telah dipengaruhi jumlah relatif rendah pilot perempuan di industri penerbangan.

Ryanair memiliki total 554 pilot Inggris dengan 546 di antaranya adalah laki-laki dan hanya delapan perempuan.

Berlangsung lama

Ketimpangan pendapatan gender itu ternyata sudah berlangsung lama di tempat kerja.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May memperkenalkan undang-undang pada tahun lalu yang mendesak semua perusahaan dengan lebih dari 250 staf untuk menyerahkan rincian kesenjangan gaji mereka ke pemerintah.

Hingga 10.015 bisnis memenuhi tenggat pengiriman data pada Rabu (4/5) tengah malam sedangkan mereka yang gagal akan menghadapi prospek tindakan hukum.

May pun berjanji akan mengatasi ketidakadilan itu, seperti Margaret Thatcher, mantan perdana menteri Inggris perempuan yang juga mendorong kesetaraan pembayaran, gaji yang sama untuk pekerjaan yang sebanding.

"Seratus tahun yang lalu, beberapa perempuan pertama memenangi hak untuk memilih. Tapi, untuk semua kemajuan yang disambut baik sejak itu, ketidakadilan masih melanda perempuan," tutur May.

Sebelumnya, bank-bank Inggris telah mengungkapkan gaji pekerja perempuan di bank lebih rendah dan tanpa bonus daripada laki-laki.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More