Milenial yang Mengangkat Tradisional

Penulis: Retno Hemawati Pada: Jumat, 06 Apr 2018, 10:56 WIB Humaniora
Milenial yang Mengangkat Tradisional

MI/Adam Dwi
(Dari kiri) Mentor Arto Soebiantoro, co-host Amanda Zevannya, COO Sayurbox Metha Trisnawatia, CEO dan Founder Sayurbox Amanda Susanti, dan host Andy F Noya saat berswafoto bersama dalam acara Big Circle.

TEKNOLOGI informasi yang berkembang pesat tentu menjanjikan berbagai kemudahan hidup di era digital. Belanja barang berkualitas yang tak ada di pasar sebelah hingga soal kredit barang elektronik rumah tangga, bahkan gadget, bisa dilakukan dengan cicilan via daring.

Kisah susahnya mengambil uang kiriman via wesel sudah terkubur. Pada zaman era digital, semua yang ada di hadapan kita ialah kemudah­an. Tinggal pandai-pandainya kita memanfaatkannya ke hal positif.

Seperti halnya kebutuhan sayur mayur dan kebutuhan lain. Tidak dimungkiri sayuran selalu saja diperlukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh kita dan biasanya sayuran yang sampai tangan konsumen telah melewati proses yang cukup panjang. Mulai petani hingga berbagai tahap distributor, barulah sayuran sampai tangan konsumen.

Hal ini yang coba dicermati lulusan S-1 University of Manchester, Business And Management, Amanda Susanti dan Metha Trisnawati. Keduanya memanfaatkan peluang dengan mendirikan Sayurbox untuk memangkas proses berbelit pengadaan sayur.

Sayurbox ialah start-up penyedia platform yang menghubungkan produsen sayur (petani) dengan konsumen tanpa ada campur tangan distributor. Dengan platform ini, pembeli bisa membeli sayur langsung dari petani. Kesegaran sayur yang diantar dijamin.

Sayurbox ingin menghilangkan cara disrupt proses supply chain yang bertele-tele karena petani mengalami kesulitan, khususnya dari isu biaya ketika mereka sudah harus menjual produk ke distributor. Hal ini berdampak pada kesejahteraan para petani dan hasil panen sayur atau buah tersebut.

Misi sosial
Dengan mengusung tema Klik, panen, kirim, Sayurbox tidak hanya menyediakan sayuran segar, tetapi juga sudah berkembang dengan menyediakan produk, seperti buah, ikan, ayam, daging, dan barang segar lainnya. Bahkan kini Sayurbox terus berkembang dengan menyediakan barang-barang segar berkualitas kepada para konsumen lain.

Saat ini Sayurbox telah mengakuisisi sekitar 9.000 konsumen dan kurang lebih 22 mitra petani maupun produsen lokal dengan omzet yang sengaja dirahasiakan.

Mereka memiliki misi sosial membantu para petani mendapatkan market yang sehat, menjembatani petani dengan konsumen seperti rumah tangga, restoran, hotel, juga mempermudah konsumen dalam mendapatkan produk pertanian terbaik dari petani lokal.

Pembawa acara Andy F Noya dan Amanda Zevannya didampingi mentor Arto Soebiantoro, konsultan brand lokal yang banyak memberikan insight kepada narasumber tersebut, seperti CEO dan Founder Sayurbox Amanda Susanti serta COO Sayurbox Metha Trisnawati. Mereka juga akan berbincang dengan CEO Dekonco Yoga Sur­yapratama, yang merupakan tamu kedua. (H-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More