1955: Churchill Mengundurkan Diri

Penulis: History | BBC | Dok.MI Pada: Kamis, 05 Apr 2018, 06:20 WIB Humaniora
1955: Churchill Mengundurkan Diri

WIKIPEDIA

SIR Winston Churchill mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri Inggris pada usia 81 tahun karena kesehatannya yang semakin menurun. Perannya sebagai ahli strategi, orator, diplomat, dan politikus terkemuka menjadikan Churchill salah satu dari tokoh paling berpengaruh di sejarah dunia.

Selepas kekalahan Partai Buruh pada Pemilu 1951, Churchill kembali menjabat perdana menteri. Pada 1953, ia dianugerahi dua gelar kehormatan, gelar sir dan Nobel untuk karyanya dalam penulisan buku-buku sejarah dan kepiawaiannya dalam berbicara dan mempertahankan nilai kemanusiaan.

Pada Juni 1953, Winston Churchill lumpuh pada tubuh sebelah kirinya. Meskipun mengundurkan diri dua tahun kemudian, ia masih memegang jabatannya sebagai Rektor Bristol University. Pada 24 Januari 1965, Winston Churchill mengembuskan napas terakhirnya. Jasadnya disemayamkan di Westminster Hall selama tiga hari dan upacara pemakaman negara diadakan di St Paul's Cathedral. Atas wasiatnya, ia dikebumikan di tanah keluarga di Saint Martin's Churchyard, Bladon, Woodstock, Inggris.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More