Makanan Cepat Saji Berisiko Gangguan Hormon

Penulis: Medicalnewstoday.com/Hym/X-5 Pada: Rabu, 04 Apr 2018, 07:35 WIB Humaniora
Makanan Cepat Saji Berisiko Gangguan Hormon

DUTA

MENURUT studi yang diterbitkan dalam jurnal Environment International, ada alasan terbaru kenapa kita kini berpikir dua kali bahkan khawatir untuk menikmati makanan cepat saji. Itu terkait dengan bahan kimia phthalates dalam jenis makanan tersebut.

Phthalates adalah sekelompok bahan kimia yang biasa ditemukan dalam kemasan makanan dan bahan lain yang digunakan dalam pengolahan makanan. Bahan kimia itu sering ditambahkan ke plastik untuk meningkatkan fleksibilitas, daya tahan, dan transparansi.

Secara khusus, phthalates dianggap mengganggu hormon. Efek lain berdampak negatif pada sistem reproduksi. Karena phthalates memiliki potensi mengganggu proses metabolisme, ilmuwan bahkan berpikir mungkinkah bahan kimia itu memainkan peran dalam epidemi obesitas yang melanda dunia saat ini.(Medicalnewstoday.com/Hym/X-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More