Brewin Mesa Optimistis Pasar Membaik

Penulis: Cri Qanon Ria Dewi Pada: Selasa, 03 Apr 2018, 10:36 WIB Properti
Brewin Mesa Optimistis Pasar Membaik

DOK. CSCEC
President Director of PT Brewin Mesa Sutera Bill Cheng

PENGEMBANG asal Singapura, Brewin Mesa, menilai pasar properti Indonesia, khususnya Jakarta, mulai pulih. Pemulihan mulai terasa sejak kuartal III tahun lalu.

Presiden Direktur Brewin Mesa Bill Cheng mengatakan hal itu tampak pada proyek yang diba­ngunnya di Alam Sutera, Tangerang Selatan, The Lana. “Pasar properti menurun pada 2015, lalu terjadi penekanan pada 2016 dan 2017 terlihat pemulihan pada minat dan daya beli konsumen,” ujar Bill Cheng di Jakarta pada Selasa (27/3).

Pemulihan itu pun ditanggapi pihaknya dengan upaya mendorong pasar, salah satunya melatih tim marketing in-house. Hal itu berpengaruh pada penjualan pada paruh kedua 2017.

Brewin Mesa dalam satu tahun tersebut berhasil menjual 200 unit apartemen atau sekitar 20 unit apartemen per bulan. “Padahal, itu bukan pekerjaan mudah karena proyek apartemen ini tergolong kelas prestisius dengan kisaran harga Rp1,5 miliar hingga Rp5 miliar,” ujarnya.

Karena itu, ia yakin pada tahun ini dan 2019 pasar properti akan terus membaik. Ia mengutip data Property Index 2017 yang menyebutkan indeks properti nasional Indonesia naik tipis 1,4% pada kuartal I 2017 dan berlanjut pada kuartal II tumbuh 0,97%. Di kuartal III, pasar properti terlihat stabil.

Berdasarkan data itu, pasar properti menunjukkan tanda-tanda pemulihan, tetapi penjual masih memperhatikan daya beli konsumen. “Ini menunjukkan bahwa pasar properti berada dalam fase soft market,” kata Cheng.

Namun, ia memperkirakan pasar properti akan ‘lebih tenang’ menjelang Pemilihan Presiden 2019. Setelah pilpres selesai biasanya terjadi lonjakan pasar ekonomi, bersamaan dengan lonjakan pasar properti. “Pembeli tidak akan menginginkan peningkatan harga beli di pasar properti,” ujarnya.

Cheng menilai kondisi pasar kini merupakan saat yang baik bagi konsumen untuk membeli. Soalnya, setelah fase pemulihan, harga properti akan me­lonjak tinggi sehingga konsumen  sulit membeli properti yang diinginkan.

Pemulihan pasar properti pun ditanggapi Brewin Mesa dengan mempersiapkan proyek kedua. Pihaknya sedang mencari lahan di kawasan central business distric (CBD) Jakarta. “Kami akan mulai melakukan pembangunan setelah Pemilihan Presiden 2019,” tukasnya. (Ria/S-4)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More