Waktu Tidur dan Jet Lag Sosial

Penulis: Dailymail/Ire/X-10 Pada: Selasa, 03 Apr 2018, 07:40 WIB Humaniora
Waktu Tidur dan Jet Lag Sosial

DUTA

PENELITI Northeastern Illinois University, AS, menyebutkan pola tidur yang lebih banyak di akhir pekan dapat menyebabkan 'jet lag sosial'. Hasil riset yang dipublikasikan Rabu (28/3) itu menyebutkan hal tersebut akan mengakibatkan kesehatan yang lebih buruk, suasana hati yang buruk, kantuk, dan kelelahan yang meningkat.

Dari hampir 15 ribu siswa yang dianalisis, hanya 4 dari 10 memiliki jam tubuh yang secara alami sinkron dengan jadwal beraktivitas mereka. Sisanya, 60% siswa menderita 'jet lag sosial' setidaknya 30 menit lebih lama untuk memulai aktivitas mereka. Keterlambatan itu berdampak negatif terhadap prestasi akademik dan nilai ujian.(Dailymail/Ire/X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More