The Sultan Hotel & Residence Jakarta Berpartisipasi dalam Earth Hour

Penulis: RO/Micom Pada: Senin, 02 Apr 2018, 14:57 WIB Lensa Bisnis
The Sultan Hotel & Residence Jakarta Berpartisipasi dalam Earth Hour

Earth Hour adalah gerakan di seluruh dunia yang diselenggarakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF). Acara ini diadakan setiap tahun untuk mendorong individu, komunitas, dan para pengusaha untuk mematikan lampu listrik selama satu jam, dari jam 20.30 hingga 21.30 pada hari tertentu menjelang akhir Maret sebagai simbol komitmen terhadap planet ini.

Tahun ini, The Sultan Hotel & Residence Jakarta berpartisipasi dalam Earth Hour pada hari Sabtu, 24 Maret 2018 sesuai waktu yang telah ditentukan dengan mematikan lampu di area umum, termasuk lobi utama, restoran, lampu koridor per lantai di kamar tamu, lapangan tenis juga di apartemen dan fasilitas lainnya.

Pada earth Hour kali ini, The Sultan Hotel & Residence mendorong semua tamu untuk berpartisipasi dengan mematikan atau mengurangi konsumsi listrik di kamar mereka. Tim Manajemen Hotel dengan anggota tim lainnya akan menyalakan lilin di Lanais Room Terrace atap lantai 1, menjadikan "Sido Mukti" yang merupakan logo hotel sebagai bagian dari rangkaian lilin yang dinyalakan untuk kampanye ini.

Sebagai Hotel yang lendapat gelar Indonesia Leading Green Hotel dari Indonesia Tourism & Travel Awards selama 5 (lima) tahun berturut-turut, The Sultan Hotel & Residence Jakarta memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga lingkungan kita tidak hanya di Earth Hour tetapi juga kegiatan operasional sehari-hari sepanjang tahun.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More