Kolaborasi Dua Sisi pada Kain Adati

Penulis: Siti Retno Wulandari Pada: Minggu, 01 Apr 2018, 11:45 WIB Weekend
Kolaborasi Dua Sisi pada Kain Adati

DOK PLAZA INDONESIA

DI tangan perancang Auguste Soesastro lewat lini KRATON yang berkolaborasi dengan Iwan Tirta Private Collection, lembaran kain adati yang tampak warna-warni itu dikonstruksi dengan sentuhan sederhana dan bersih di atas kain bermotif batik besar.

Dua sisi tersebut memberikan tampilan anggun dan bersahaja, seperti pada potongan jump suit tanpa lengan berkerah V yang diberi aksen pita pada bagian pinggang dengan material bermotif batik warna padanan biru, abu, dan hitam. Material dari alat tenun bukan mesin (ATBM), seperti katun dan prada menjadi pilihan Iwan Tirta Private Collection dalam palet monokrom.

Tampilan lain yang menghadirkan dua karakter pada satu karya rancang disuguhkan Alleira Batik dan Rama Dauhan. Kesan anak muda yang ditunjukkan dalam potongan street style menjadi inspirasi Rama untuk mengolah material motif batik tersebut.

Alleira Batik yang hadir pada penutupan pekan fesyen Plaza Indonesia Fashion Week, Jumat(23/3) itu, menyuguhkan warna-warna terang, monokrom, hingga pastel dengan motif ramai yang menjadi ciri khasnya. Hal itu bisa dilihat pada padanan kemeja, outer (baju luar) dan celana pendek yang dipenuhi motif saling tabrak, mulai motif geometris, taburan aplikasi payet yang dari kejauhan terlihat seperti potongan perca. Kolaborasi tersebut menghadirkan tampilan segar dan tangguh bagi si pemakai.

"Pilihan gaya potong tersebut justru menunjukkan perpaduan seni dengan ketahanan pakai dari setiap busana. Detail flare saya gunakan pada setiap siluet desain, tradisi menjadi kekinian itu yang digarisbawahi pada kolaborasi kali ini. Untuk material saya dan Alleira Batik tetap menginginkan kenyamanan, hand woven cotton jacquard, organza, serta hand woven silk," ujar Rama.

Sementara itu, kolaborasi Parang Kencana dan Wilsen Willim membawa aroma baru bagi dunia tata busana. Tampilan apa adanya yang memberikan kesan seksi sekaligus tidak sempurna dengan banyak potongan oversize yang justru memberikan kesan maskulin.

Wilsen begitu bersemangat saat ditawari berduet dengan Parang Kencana yang sudah melegenda dalam dunia perbatikan. Ia pun merasa dibebaskan dalam membuat konstruksi dengan menggunakan teknik felting dalam menyatukan wol dan material bermotif batik tanpa jahitan.

Desainnya tampak pada padanan kemeja dengan rok dan coat berpotongan besar. Di satu sisi bagian kemeja ada tambahan material berwarna ungu. Ada kesan feminin sekaligus maskulin tampak pada padanan tersebut.

"Aku main ketebalan kain untuk efek dimensi, lalu juga gunakan kain perca jadi aplikasi, seperti untuk bungkus kain baju. Mayoritas memang potongan coat dan tailored jacket, tetapi ada juga yang siap pakai seperti kemeja dengan aplikasi sulam," tukas Wilsen

Kekuatan persahabatan

Masih di acara penutupan pekan pergelaran busana tersebut, Batik Berkah by Barli Asmara, Populo Batik, dan Lekat juga ikut meramaikan. Hampir selaras dengan beberapa kolaborasi lain, Barli juga menampilkan palet warna biru, abu, serta indigo sehingga memunculkan kesan kalem dalam konstruksi karya rancangnya.

Sementara itu, kolaborasi dalam My Little Pony, kartun yang berisikan tujuh kuda warna-warni, menampilkan kekayaan warna sebagai perlambang dari banyaknya perbedaan yang terjalin menjadi hal indah. Friendship is Magic merupakan gambaran kartun My Little Pony yang lantas dikembangkan dengan kebudayaan Indonesia yang lekat dengan jargon Bhinneka Tunggal Ika.

Sebanyak delapan desainer lokal diajak bekerja sama oleh perusahaan global Hasbro untuk menampilkan karya di panggung Plaza Indonesia Fashion Week 2018. Kedelapan perancang itu ialah Lenny Agustin, Ria Miranda, Chameo Couture, Niluh Djelantik, Oline Workrobe, Bateeq, Origo by Phia, juga Miwa Yellow Line.

Lini LUNA milik Ria Miranda menampilkan koleksi bagi anak dan juga perempuan berhijab. Manis dan sopan, begitu kesan yang tertangkap dari atasan berpotongan baby doll berdetail tokoh My Little Pony yang diberi aksen lipit besar di bagian lengan dan di bawah garis dada. Kemudian dipadukan dengan rok pleats warna ungu muda. Sementara itu, Niluh Djelantik memasukkan unsur warna yang terkandung pada kartun tersebut ke dalam rancangan sepatunya. Setiap pasang sepatunya menjadi sebuah perayaan atas perbedaan yang dimiliki Indonesia. Detail anyaman serta lubang-lubang seperti yang terdapat pada jenis sepatu brogue mempermanis tampilan. "Sepatu itu menyesuaikan baju, untuk modelnya ada ballets flats, oxford shoes, wooden heels, juga mini me alias ibu dan anak. Warnanya tak melulu paduan empat warna, ada yang dominan merah jambu, juga dominan aqua," tutur Niluh saat ditemui di Pop Up Store My Little Pony.

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More