Narkoba Baru Diperjualbelikan secara Daring

Penulis: Aries Wijaksena Pada: Kamis, 22 Mar 2018, 11:03 WIB Nusantara
Narkoba Baru Diperjualbelikan secara Daring

Kedua tersangka, Krisna Andika Putra dan Anak Agung Ekananda

TEMUAN pabrik rumahan narkoba jenis baru, ganja sintetis, di Denpasar, Bali, membuka alur perdagangan narkoba melalui jaringan media sosial.

Berdasarkan temuan petugas Direktorat IV Narkoba Bareskrim Polri di pabrik rumahan di Jl Tunjung Sari, Perum Pesona Paramita 2, Denpasar, Bali, ditemukan fakta bahwa kedua tersangka, Krisna Andika Putra dan Anak Agung Ekananda, melakukan bisnisnya secara daring.

Kedua remaja yang baru berusia 19 tahun itu membeli bahan pembuat narkoba, synthetic cannabinoid, dalam bentuk serbuk yang dikirim dari Tiongkok melalui transaksi online.

Setelah menerima barang baku itu, mereka meraciknya dengan mencampurnya dengan tembakau biasa di dalam rumah kos.

Setelah matang, narkoba itu kemudian diedarkan dengan promosi melalui online store via BBM, Line dan Instagram.

Polisi pun telah menyita daftar pesanan barang itu di lokasi pembuatan. Selain itu, disita pula 30 kg tembakau bahan dan tembakau yang sudah dicampur bubuk 5-floro ADB, serta beberapa paket yang sudah dikemas dan siap edar.

Omset dari temuan 30 kg barang bukti, dengan asumsi dijual per paket 4 atau 5 gram Rp450.000 sampai dengan Rp500.000 maka tembus angka Rp2,7 sampai dengan Rp3 miliar. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More