Saksi Ungkap Fasilitas Rp1 Miliar dari First Travel untuk Syahrini

Penulis: Kisar Radjaguguk Pada: Rabu, 21 Mar 2018, 19:40 WIB Megapolitan
Saksi Ungkap Fasilitas Rp1 Miliar dari First Travel untuk Syahrini

ANTARA/Muhammad Adimaja

ARTIS Rini Fatimah Jaelani alias Syahrini bersama 11 orang anggota keluarganya mendapatkan beragam fasilitas umrah PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel sebesar Rp1 miliar

"Syahrini bersama 11 orang keluarganya berangkat pada Maret dan April 2017," kata mantan corporate secretary First Travel Regiana Azahrah saat memberi kesaksian di Pengadilan Negeri Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (21/3).

Ia mengatakan, oleh biro travel milik Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan itu, keluarga Syahrini mendapatkan enam tiket bisnis dan 12 paket umrah secara gratis.

Tetapi, lanjut dia, ada biaya sebesar Rp190 juta yang dibayarkan Syahrini kepada First Travel. Hanya saja, dia tidak merinci peruntukan uang setoran itu.

Dia menjelaskan, First Travel mulai berjejaring dengan kalangan artis dalam rangka promosi sejak 2017.

Yang yang pertama kali diajak, jelas dia, adalah almarhumah Julia Perez. Di mana, Julia Perez (Jupe) saat itu sedang sakit dan sangat ingin berangkat umrah.

"Pada Januari 2017, almarhumah Jupe berangkat umrah bersama orangtuanya, manajer, ditambah dengan artis Ria Irawan dengan suami. Fasilitas yang diberikan gratis untuk Jupe berupa umrah dan travel ke Mesir," tukasnya.

Selain itu, kata Regiana, sederet nama artis lain juga dibiayai oleh First Travel untuk menunaikan umrah. Sebut saja, kata dia, Vicky Vernita Yodhasoka alias Vicky Shu yang telah bersaksi pekan lalu.

Tetapi, Regiana mengakui, dari sederet selebritas, Syahrini yang paling besar dibiayai oleh First Travel, yakni mencapai Rp1 miliar. "Almarhum Jupe Rp400 juta, Ria Irawan Rp200 juta, Vicky Shu Rp108 juta, dan Merry Putrian Rp54 juta," kata Regiana.

Dalam sidang itu, jaksa memperlihatkan sederet aksesoris milik terdakwa Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan. Seperti, sederet kacamata, jam tagan, dan sabuk bermerek terkenal.

Saking banyaknya, sebagian barang milik terdakwa dimasukkan ke dalam kardus. (A-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More