Resmi Gabung NasDem, Gubernur Sulsel Puji Politik Tanpa Mahar

Penulis: Lina Herlina Pada: Rabu, 21 Mar 2018, 17:15 WIB Politik dan Hukum
Resmi Gabung NasDem, Gubernur Sulsel Puji Politik Tanpa Mahar

MI/Lina Herlina

GUBERNUR Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, resmi bergabung di Partai NasDem. Agenda pertama setalah bergabung, yaitu ikut safari politik Ketua Umum Partai NasDem  Surya Paloh di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (21/3).

Di depan seluruh kader Partai NasDem Sulut, Syahrul Yasin Limpo memberikan testimoni dan menegaskan dirinya bergabung dengan Partai NasDem. "Saya masuk NasDem. Saya tidak akan mempermalukan partai ini dan tidak upasiriki (mempermalukan) Pak Surya Paloh," tegas Syahrul pada acara konsolidasi Partai NasDem Sulut, di Hotel Sutanraja, Manado.

Syahrul mengaku alasan utama dirinya bergabung dengan NasDem karena melihat NasDem mengalami perkembangan pesat. "Dan yang pasti, ini persoalan idealisme. Politik tanpa mahar itu yang utama. Dan itulah yang terbaik untuk negeri ini," ujarnya.

Usai menyampaikan testimoni, Syahrul kemudian dipasangkan jaket NasDem, langsung oleh Surya Paloh. "Pak Syahrul. Selamat datang di Partai NasDem. Ini panggilan jiwa seorang Pak Syahrul melihat kebaikan Partai NasDem,” ujar Surya Paloh.

Bahkan di tempat itu, Surya Paloh, Syahrul Yasin Limpo, dan sejumlah fungsionaris NasDem lainnya, berfoto bersama di hadapan peserta marchingband dan Pemuda Garda Partai NasDem Sulut.

Syahrul juga mengaku, mengatakan ke Surya Paloh, dirinya masuk NasDem karena ingin bermanfaat di partai ini. "Kalau nanti saya tidak bermanfaat, keluarkan saja," lanjutnya di depan Paloh dan sejumlah petinggi NasDem.

Bagi Syahrul, NasDem adalah partai yang memiliki integritas tinggi. Sistem demokrasi kita membutuhkan partai partai baik. "Politik tanpa mahar itu hebat. Itu cara-cara tepat memperbaiki negeri ini," kata Syahrul.

Syahrul mengatakan, sistem demokrasi Indonesia sudah tepat namun implementasinya masih jauh keberpihakannya terhadap rakyat.

"Partai harus memulai hal-hal yang benar dalam menerapkan demokrasi yang baik. Politik tanpa mahar ini awal yang baik dalam memperbaiki negeri ini. Bagaimana caranya mau bagus (negeri ini) kalau sejak awal semua sudah terjebak dengan bayar-bayar," pungkas Syahrul. (A-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More