DP Rp0 bukan tanpa Uang Muka, Warga Merasa Ditipu

Penulis: Akmal Fauzi Pada: Jumat, 16 Mar 2018, 09:25 WIB Megapolitan
DP Rp0 bukan tanpa Uang Muka, Warga Merasa Ditipu

Sejumlah warga mencari informasi unit rumah susun dengan DP 0 Rupiah di Kantor Informasi Klapa Village, Jakarta, beberapa waktu lalu---ANTARA/Galih Pradipta

PEMPROV DKI Jakarta telah meng­akui bahwa uang muka program rumah down payment (DP) Rp0 tidak mereka subsidi, melainkan hanya berupa talangan. Uang muka akan ditanggung kembali oleh pemohon di kemudian hari. Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadi­ansyah, menilai hal itu sebagai pem­bohongan publik yang dilakukan pemprov.

Padahal, menurut Trubus, program itu merupakan janji kampa­nye Gubernur Anies Baswedan dan wakilnya, San­­diaga Uno, yang paling ditunggu warga. “Masyarakat beranggapan tidak perlu membayar DP karena sudah disubsidi, tapi nyatanya kan hanya ditalangi. Ini yang saya sebut pembohongan ­publik,” kata Trubus, kemarin.

Di situs jakartamajubersama.com tidak ada penjelasan apakah DP itu akan disubsidi atau hanya ditalangi. Di salah satu poin tertulis ‘DP 0 ru­piah=bank tetap mendapatkan uang muka, hanya saja ditanggung (di­talangi atau disubsidi) oleh pihak lain, dalam hal ini Pemprov DKI ­Jakarta’.

Program itu disebut Trubus sebagai kebijakan yang tidak konsisten dan mengawang-awang. “Idealnya sebelum program ini dilaksanakan perlu dibuat aturan hukum terlebih dahulu, misalnya yang menyangkut mekanisme dan prosedur pembangunan, skema pembayaran, maupun pembiayaannya yang berasal dari APBD DKI Jakarta,” ujarnya.

Transparansi skema pembayaran ialah hal berikutnya yang dicatat Trubus sebagai persoalan penting. “Itu harus dicermati, bagaimana ta­langan DP yang dimasukan ke angsuran dibebankan kembali ke masyarakat harus transparan. Ja­ngan sampai justru diselewengkan,” ujar Trubus.

Mohamad Yusuf, 29, warga Kemanggisan, Jakarta Barat, mengaku kaget ketika dijelaskan DP dalam program itu ditanggung masyarakat. “Sebagai orang awam kan dengar DP Rp0 itu artinya kami enggak bayar DP, hanya angsuran, DP sudah dibayarkan Pemprov DKI. Kalau begini sih, sama aja dong,” kata Yusuf yang mengaku memilih Anies-Sandi pada Pilgub DKI 2017 karena tertarik dengan program DP Rp0. (Mal/J-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More