Manfaatkan Sampah Plastik Jadi Barang Bermanfaat

Penulis: Suci Ayu Latifah Mahasiswi STKIP PGRI Ponorogo Pada: Jumat, 16 Mar 2018, 09:03 WIB Surat Pembaca
Manfaatkan Sampah Plastik Jadi Barang Bermanfaat

PENGOLAHAN SAMPAH DAUR ULANG -- ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

DI mana kaki dipijakkan, akan kita temui sampah bertaburan. Entah itu sampah organik, seperti dedaunan, sayuran, hingga sampah anorganik, seperti plastik, botol, dan lain sebagainya.

Sebagaimana yang ditulis Hijrah Purnama dan Yebi Yuriandala dalam Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan menyebutkan komposisi sampah yang berasal dari permukiman terdiri dari 75% sampah organik dan 25% sampah anorganik. Jurnal berjudul Studi Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Produk dan Jasa Kreatif tersebut juga menyinggung sampah, khususnya anorganik yang banyak dijumpai di lingkungan sekitar ialah sampah plastik. Berdasarkan hasil observasi dan penghitungan, pada 2008 kemasan sampah plastik mencapai 925 ribu ton.

Tidak dapat dimungkiri, sejak dulu sampah menjadi persoalan krusial yang sulit sekali dipecahkan. Meski sudah banyak penyuluhan dan sosialisasi tentang pemanfaatan sampah agar tidak mencemari lingkungan, tidak banyak masyarakat yang memedulikan. Bahkan dengan santai, justru merekalah subjek perusak kerindangan, kenyamanan, kebersihan, dan ketenangan alam. Suatu hal yang mendasar, contoh saja seusai makan camilan di taman, banyak ditemui seseorang membuang bungkus camilan begitu saja.

Hal inilah salah satu sikap dan bentuk kurang sadarnya masyarakat kita terhadap lingkungan. Kebiasaan buruk masyarakat kita berlangsung sejak mereka dini. Hal itu disebabkan karena orangtua sebagai panutan terkadang sering kita jumpai membuang sampah sembarangan. Wajar bila kebiasaan itu ditiru buah hatinya. Oleh karena itu, dibutuhkannya kesadaran akan pentingnya membuangan sampah pada tempatnya dan peduli terhadap alam.

Sampah plastik, meskipun sudah disebut sampah dalam hal seni kreatif dapat digunakan pemanfaatannya. Salah satu bentuk memanfaatkan sampah tersebut kita mengenal daur ulang (recycle). Kegiatan mendaur ulang sampah merupakan tindakan positif atas bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Adapun sampah plastik bisa diolah beraneka ragam, mulai pembuatan tas, dompet, mainan anak-anak, bunga hias, pot, dan lain sebagainya.

Sederhana ialah kata yang tepat dari pemanfaatan daur ulang sampah plastik. Namun, sampah plastik dapat membuat membuka peluang seseorang dalam berbisnis. Hal itu dibuktikan Indra Noviansyah, lulusan sarjana fakultas ekonomi. Indra melalui tangan kreatifnya mengubah sampah plastik menjadi sesuatu yang menggiurkan dan menguntungkan dalam skala besar hingga jutaan, bahkan miliaran.

Dari sini, kita bisa mengubah pandangan sampah menurut E Colink (1996) ialah bahan yang terbuang atau dibuang dari hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomi. Karena sampah kini disulap menjadi barang yang bermanfaat lewat proses daur ulang, kini sampah memiliki nilai ekonomis.

Ternyata di balik anggapan sampah yang membawa penyakit itu ada kebermanfaatannya sendiri apabila seseorang mampu memanfaatkan dengan baik. Mendaur ulang untuk menciptakan suatu produk baru yang bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya. Akhirnya, jangan sesekali kita menganggap sampah ialah suatu barang yang tidak dapat digunakan lagi. Justru ketika anggapan itu muncul, dengan ketanggapan dan kepekaan kita membuat suatu percobaan agar sampah tersebut bisa digunakan lagi.

Cintai lingkunganmu dengan menjaga keberadaannya dan kelestariannya. Bila demikian, sudah dipastikan lingkungan akan membawamu berkah di kehidupan.

Kirimkan komentar Anda atas tema: Bagaimana mengatasi persoalan sampah plastik?

(12-17 Maret 2018) opini publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More