Parkir Liar di Taman Air Mancur Bogor

Penulis: Harum,Kedung Halang,Bogor Pada: Jumat, 16 Mar 2018, 08:58 WIB Surat Pembaca
Parkir Liar di Taman Air Mancur Bogor

Dok.Mi/DEDE SUSIANTI

TAMAN Air Mancur yang menghadap ke Jalan Sudirman, Bogor, Jawa Barat, telah menjadi ikon wisata baru di Kota Hujan. Saat akhir pekan, pagi dan sore hari, lokasi ini kerap menjadi tempat kumpul atau nongkrong sejumlah keluarga muda untuk menghibur anaknya. Air yang memancur di jam-jam tertentu juga lampu warna-warni yang berkelip memendar di antara gelapnya malam adalah pemandangan yang dinanti setelah senja datang.

Sayangnya, keindahan suasana itu tercoreng oleh ketiadaan area parkir kendaraan di kawasan Taman Air Mancur. Puluhan sepeda motor parkir di tengah-tengah jalan mengitari taman itu dan menjadi biang macet jalan utama. Kendaraan beroda empat khususnya, harus antre untuk bisa melewatinya. Parkir liar itu pun menjadi lahan baru pagi para juru parkir kagetan.

Bukan hanya kendaraan yang parkir liar, melainkan penjual kaki lima juga ikut membuat ruwet. Mereka memarkir gerobak di antara pengunjung. Melihat pemandangan itu, saya dan anak-anak yang tadinya mau ikut menikmati air mancur di sana jadi mengubah pikiran. Saya harap Pemerintah Kota Bogor mulai memikirkan cara menatanya supaya kawasan Taman Air Mancur tersebut tetap indah dan tidak ruwet lagi. Terima kasih.

Kirimkan keluhan dan komentar Anda tentang pelayanan
publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More