Bareksa.com Tepis Keraguan Menabung

Penulis: Retno Hemawati Pada: Jumat, 16 Mar 2018, 04:21 WIB Humaniora
Bareksa.com Tepis Keraguan Menabung

DOK. BIG CIRCLE

JANGAN ragu untuk menabung. Pertimbangan panjang berujung keraguan membuat niat menabung jadi lebih sering gagal. Namun, semoga itu merupakan cerita lalu.

Kini, ada produk perbankan yang ada di marketplace bernama Bareksa.com. Bareksa.com membuat kita banyak tahu mengenai pengelolaan keuangan yang bijak, di antaraya menabung saham sejak dini secara daring (online).

Di Bareksa.com ini kita tak perlu khawatir bagaimana cara melakukan proses menabung dan menganalisis produk perbankan. Di sini analisis danareksa yang diberikan, edukasi produk, dan proses telah tersedia yang terjadwal secara rapi juga disediakan Bareksa.com, termasuk arahan produk mana yang akan mendatangkan banyak keuntungan untuk patut di investasikan.

Kelebihan lain yang diberikan juga tentang pengalaman penting menabung yang tak kalah dengan bank yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan. Kenapa? Karena setiap transaksi tercatat dengan rapi dan dapat dilihat kapan pun Anda membutuhkannya.

Bareksa.com adalah supermarket reksadana yang telah bekerja sama dengan manajer investasi untuk menjual reksadana mulai harga Rp10 ribu per transaksi dan menyasar kepada ritel. Pembelian reksadana di Bareksa dilakukan 100% secara online, kecuali pembelian transaksi di atas Rp1 miliar.

Tawaran berbagai produk reksadana mulai dari risiko kecil, seperti reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap. Ada pula yang risikonya sedang seperti reksadana campuran. Bagi nasabah dengan profil risiko tinggi, cocok berinvestasi pada reksadana saham.

April 2018, Bareksa ditunjuk Kementerian Keuangan untuk ikut memasarkan obligasi seperti surat utang negara (SUN). Hal ini lantaran Kemenkeu mengevaluasi pembelian SUN umumnya hanya diserap kalangan tertentu. Melalui Bareksa diharapkan nantinya, masyarakat umum dapat membeli SUN dengan minimum pembelian Rp500 ribu tanpa dikenakan charge jual atau beli.

Kenyamanan menabung secara online melalui Bareksa.com menjadi sebuah jaminan untuk kesejahteraan di era milenial seperti saat ini.

Bareksa Fund Academy

Selain sebagai marketplace reksadana, Bareksa juga memiliki bisnis lain, yaitu:

1. Layanan data. Bareksa bisa menyajikan data performa reksadana selama 10 tahun terakhir.

2. Analisis. Bareksa melayani kebutuhan perusahaan mengenai analisis risiko. Misalnya, perusahaan akan membuka cabang baru, akan BEP di tahun ke berapa?

3. Media atau online. Bareksa dapat mengakomodasi kampanye produk melalui iklan.

Bareksa memiliki Bareksa Fund Academy, yaitu sarana edukasi melalui komunitas atau Whatsapp group. Terdiri atas 13.500 member yang terbagi dalam 130 grup WA. Anggota akan mendapat edukasi dan pengetahuan umum tentang reksadana.

Ada pula kerja sama yang dilakukan dengan manajer investasi. Umumnya diselenggarakan di kantor manajer investasi dengan mengundang 75 orang gratis.

Akan hadir untuk berbincang terkait Bareksa.com ialah Karaniya Dharmasaputra, founder sekaligus menjabat sebagai president director yang merupakan Sarjana Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan juga lulusan Master of Public Policy George Washington University, AS.

Selain itu, akan dibahas juga Dino Donuts dengan menghadirkan Gufron Syarif dan Januario Anugerah Wibawa. Pembawa acara Andy F Noya dan co host Amanda Zevannya juga didampingi mentor Danton Sihombing- CEO, Founder Inkara Brand Consulting di sini aktif memberikan banyak insight kepada narasumber.

(H-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More