Aqua Masuk Daftar Air Kemasan Terkontaminasi

Penulis: Irene Harty Pada: Kamis, 15 Mar 2018, 11:42 WIB Humaniora
Aqua Masuk Daftar Air Kemasan Terkontaminasi

Ist

AQUA masuk dalam daftar air mineral kemasan yang terkontaminasi partikel plastik kecil yang mungkin terjadi selama proses pengemasan. Hal itu dilansri dalam rilis oleh Orb Media pada Rabu (14/3).

Peneliti Mikroplastik Sherri Mason dari Universitas Negeri New York di Fredonia memimpin pengujian 250 botol air di Brasil, Tiongkok, India, Indonesia, Kenya, Lebanon, Meksiko, Thailand, dan Amerika Serikat.

Plastik diidentifikasi pada 93% termasuk merek utama seperti Aqua, Aquafina, Dasani, Evian, Nestle Pure Life, dan San Pellegrino.

Puing-puing plastik termasuk polypropylene, nilon, dan polyethylene terephthalate (PET) digunakan untuk membuat tutup botol.

"Dalam penelitian ini, 65% partikel yang kami temukan sebenarnya fragmen dan bukan serat," kata Mason.

"Saya pikir itu datang melalui proses pengemasan air. Saya pikir sebagian besar mikro plastik berasal dari botol itu sendiri, dari tutup, dari proses industri pengemasan air," imbuhnya.

Konsentrasi potensial partikel plastik berkisar dari 0-10.000 partikel dalam satu botol.

Rata-rata, partikel plastik dalam kisaran ukuran 100 mikron (0,10 mm) pada tingkat rata-rata 10,4 partikel plastik per liter.

Bahkan partikel yang lebih kecil rata-rata mencapai sekitar 325 per liter.

Merek lain juga mengandung plastik terkontaminasi termasuk Bisleri, Epura, Gerolsteiner, Minalba,dan Wahaha.

Namun, tingkat risiko terhadap kesehatan manusia akibat kontaminasi tersebut masih belum jelas.

"Ada hubungan dengan peningkatan jenis kanker tertentu untuk menurunkan jumlah sperma hingga meningkat dalam kondisi seperti ADHD dan autisme," lanjut Mason. (AFP/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More