KPK Bungkam soal AHM Tersangka

Penulis: Christian Dior Simbolon Pada: Rabu, 14 Mar 2018, 22:56 WIB Polkam dan HAM
KPK Bungkam soal AHM Tersangka

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang enggan berkomentar soal kabar yang menyebutkan pihaknya bakal segera menetapkan salah satu calon kepala daerah sebagai tersangka korupsi. Menurut Saut, sesuai prosedur KPK, penetapan tersangka harus melalui keterangan resmi kepada media.

"Seperti yang sering kami sampaikan, ada atau tidak penyidikan baru itu diumumkan secara resmi dan terbuka. Selama belum ada konferensi pers tersebut, tentu informasi yang beredar itu tidak bisa kami konfirmasi kebenarannya dan di luar tanggung jawab KPK," ujar Saut saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, Rabu (14/3) malam.

Seperti diberitakan, salah satu pejabat KPK mengungkapkan bahwa Ketua KPK Agus Rahardjo telah meneken surat perintah penyidikan (sprindik) untuk calon gubernur Maluku Utara berinisial AHM. Namun, ia tidak merinci kasus korupsi yang menjerat AHM.

Senada dengan Saut, juru bicara KPK, Febri Diansyah, juga enggan membenarkan informasi tersebut. Ia juga mengaku belum tahu kapan konferensi pers untuk penetapan tersangka baru bakal digelar KPK.

"Kalau memang nanti sudah tepat saatnya dan sesuai dengan proses hukum yang berlaku barulah kita bisa sampaikan kepada publik," ujarnya di Gedung KPK, Jakarta, Rabu.

Terkait permintaan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, agar KPK menunda pengumunan penetapan tersangka hingga Pilkada 2018 usai, Febri mengatakan, KPK berpegang pada koridor hukum yang berlaku.

"Sikap KPK sejak awal bahkan sebelum Pilkada itu sudah jelas. Kita perlu pisahkan proses politik dan proses hukum. Proses hukum jalan terus sepanjang sesuai dengan koridor hukum. Itu saja," tandasnya. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More