Kewenangan Lembaga Penegak Hukum Harus Dihargai

Penulis: Golda Eksa Pada: Rabu, 14 Mar 2018, 14:28 WIB Polkam dan HAM
Kewenangan Lembaga Penegak Hukum Harus Dihargai

MI/Rommy Pujianto

RENCANA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membeberkan sejumlah nama calon kepala daerah yang terseret praktik lancung telah menuai polemik di masyarakat. Kondisi itu kontras dengan sikap lembaga penegak hukum lain, seperti Polri dan Kejaksaan Agung yang sepakat menunda hingga rampungnya perhelatan pesta demokrasi.

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Letjen (Purn) Agus Widjojo, menilai setiap institusi penegak hukum di Tanah Air pasti memiliki sudut pandang pemikiran yang berbeda-beda. Ia pun berharap semua pihak bisa menghargai perbedaan cara pandang yang menyangkut sebuah persoalan.

"Seorang penjabat punya pertimbangan aspek lain dan tidak hanya melihat satu aspek saja untuk melaksanakan secara 100%," ujar Agus kepada wartawan di Kompleks Lemhanas, Jakarta, Rabu (14/3).

Ia mencontohkan, penyelesaian kasus dugaan pelanggaran HAM berat masa lalu yang mungkin menggunakan pendekatan keadilan retributif atau masalah perdamaian. Kedua pola pendekatan itu merupakan sebuah pilihan untuk sekedar melengkapi kebijakan.

Menurut dia, apabila KPK berkukuh meneruskan proses hukum itu, hal itu sepenuhnya tetap diserahkan kepada lembaga tersebut selaku pemegang mandat penegakan hukum. Begitu pula dengan kejaksaan dan kepolisian yang memilih pandangan lain juga harus dihormati.

"Dalam demokrasi itu bukan masalah benar atau salah, tetapi masalah dari mana kebijakan keputusan itu berasal. Kalau dia berasal dari pejabat yang memang punya kewenangan untuk itu, sah dia adanya. Soal benar atau tidak itu nanti masalah check and balances oleh DPR," tandasnya. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More