Polres Pangkalpinang Lengkapi BAP Tersangka Dugaan Politik Uang

Penulis: Rendy Ferdiansyah Pada: Rabu, 14 Mar 2018, 14:06 WIB Nusantara
Polres Pangkalpinang Lengkapi BAP Tersangka Dugaan Politik Uang

Ilustrasi

PROSES hukum terhadap Ismiryadi calon Wakil Wali Kota (Wawako) Pangkalpinang tersangka dugaan politik uang terus bergulir. Saat ini,
Penyidik dari Satrekrim Polres Pangkalpinang sedang melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka sebelum di limpahkan ke Kejaksaan.

Kapolres Pangkalpinang Ajun Komisaris Besar (AKB) Noveriko Alfred Siregar mengatakan, proses hukum terhadap Ismiryadi tersangka dugaan
politik uang terus berlanjut. Pada Senin (12/3), pihak penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

"Tersangka sudah datang memenuhi panggilan penyidik, kasus ini terus bergulit tidak akan dihentikan," kata Kapolres, Rabu (14/3).

Kapolres menyebutkan saat ini, proses hukum terhadap tersangka sudah memasuki babak penyempurnaan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka. Nanti setelah BAP ini lengkap baru akan di limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

"Sekarang sudah masuk tahapan kelengkap BAP, ini kan butuh waktu, dan nanti apabila sudah selesai lengkap, akan kita kirim ke Kejaksaan," ujarnya.

Selanjutnya pihak kejaksaanlah yang menetapan apakah berkas yang dikirim P21 atau belum. Jika berkas belum P21 atau lengkap, penyidikan akan terus melakukan perbaikan.

Tersangka, calon wawako itu, diduga melawan hukum sebagaimana diatur Pasal 187A ayat (1) Undang-undang Nomor 10 tahun 2016. Sebagaimana dimaksud pada Pasal 73 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 (tiga puluh enam) bulan dan paling lama 72 (tujuh puluh dua) bulan dan denda paling sedikit Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu milar rupiah).

Sementara, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Brigadir Jendral (Brigjen) Syaiful Zachri, menegaskan penanganan kasus tersangka dugaan politik uang di Pangkalpinang terus berlanjut oleh Sentra Gakkumdu di Polres Pangkalpinang.

"Kasus ini terus, Gakkumdu sudah Proses, tersangka sudah di tetapkan, dan ini akan di proses sesuai hukum yang berlaku," kata Kapolda.

Adapun Kepala Biro Multimedia Mabes Polri Brigjen Rikwanto berharap tidak ada lagi politik-politik uang yang terjadi apakah itu di Pilkada
atau di Pemilu.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi, bagi yang ingin coba-coba silakan, yang pasti pasti akan rugi, kita tidak segan-segan mengambil tindakan, contohnya sudah ada di Polres Pangkalpinang," kata Rikwanto saat menghadiri Simulasi, sispamkota dan satuan Tri patra penanganan
konflik sosial dalam rangka pilkada serentak 2018 di halaman Kantor Gubernur Babel, Rabu (14/3). (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More