Trump Tuntut Penjelasan dari Rusia

Penulis: Anastasia Arvirianty Pada: Rabu, 14 Mar 2018, 11:38 WIB Internasional
Trump Tuntut Penjelasan dari Rusia

AFP

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuntut penjelasan dari Rusia mengenai kasus diracunnya mantan mata-mata di Inggris karena batas waktu penjelasan yang diberikan London telah berakhir. Adapun Rusia mengancam pembalasan jika dihukum karena intrik Perang Dingin.

Moskow telah mengecam tuduhan bahwa hal itu berada di balik percobaan pembunuhan agen, menentang ultimatum yang ditetapkan Inggris untuk menjelaskan bagaimana racun saraf yang dirancang Soviet bisa ada di Inggris.

Percobaan pembunuhan Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Kota Salisbury di Inggris pada 4 Maret memicu perselisihan diplomatik yang mendalam yang membuat Rusia melawan Inggris dan sekutunya AS, NATO, dan Uni Eropa.

Perdana Menteri Inggris Theresa May, telah menunjuk Moskow, yang menurutnya sangat mungkin untuk bertanggung jawab.

Adapun, dalam sebuah panggilan telepon dengan May pada Selasa (13/3), Trump mengatakan Rusia harus memberikan jawaban yang tidak ambigu untuk menjelaskan apa yang diyakini sebagai serangan racun saraf pertama di Eropa sejak Perang Dunia II.

“Kedua pemimpin menyetujui kebutuhan akan konsekuensi bagi mereka yang menggunakan senjata keji ini dalam pelanggaran mencolok terhadap norma-norma internasional,” ujar pihak dari Gedung Putih.

Di Moskow, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov menegaskan bahwa Rusia tidak bersalah, dengan mengatakan bahwa pihaknya siap untuk bekerja sama dengan Inggris namun mengeluh bahwa permintaan sampel dari agen saraf tersebut telah ditolak.

Kedubes Rusia mengatakan telah secara resmi menuntut Inggris mengizinkan penyelidikan bersama, dengan mengatakan tanpa itu, tidak ada yang masuk akal dalam pernyataan dari London.

Dalam pertanda pertama implikasi praktis dari krisis diplomatik yang terus berlanjut, Rusia mengancam akan melarang semua media Inggris untuk bekerja di Rusia jika pihak berwenang Inggris melarang penyiar RT yang didukung Kremlin.

Regulator Inggris Ofcom telah memperingatkan bahwa pihaknya dapat meninjau ulang izin RT jika Rusia ditemukan bertanggung jawab atas serangan terhadap Skripal, yang datang ke Inggris dalam sebuah pertukaran mata-mata 2010. (AFP/OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More