Indonesia Beri Sumbangan Rehabilitasi Pascabadai untuk Dominika

Penulis: Antara Pada: Rabu, 14 Mar 2018, 11:36 WIB Internasional
Indonesia Beri Sumbangan Rehabilitasi Pascabadai untuk Dominika

ANTARA

WAKIL Tetap Indonesia untuk PBB, Duta Besar Dian Triansyah Djani, menyampaikan sumbangan Indonesia untuk membantu rehabilitasi Dominika pascabadai Maria.

Bantuan untuk rehabilitasi itu diberikan Dubes Djani kepada Wakil Tetap Persemakmuran Dominika di kantor Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York pada Selasa (13/3).

"Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan Indonesia untuk saudara-saudara kita di Dominika yang sangat terkena dampak Badai Maria," ujar Dubes Djani kepada Watap Dominika, Dubes Loreen R Bannis-Roberts kala menyerahkan bantuan.

Menurut laporan PBB, seluruh masyarakat Dominika terkena dampak langsung dari badai yang terjadi pada September 2017 itu. Badai Maria sendiri merupakan badai skala lima, yang menghantam wilayah Dominika dan Puerto Rico.

Bantuan yang diserahkan PTRI New York berupa perangkat olahraga netball, cabang olahraga yang sangat digemari di Dominika.

Dubes Bannis-Roberts sangat terharu dan menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterima tersebut.

Dubes Bannis-Roberts menekankan bahwa olahraga, khususnya netball kini menjadi alat efektif dalam proses rehabilitasi non-fisik di Dominika.

Melalui netball, Dominika membangun kembali semangat warganya untuk bangkit pascabadai yang menghancurkan hampir seluruh infrastruktur di negara tersebut.

Langkah bantuan Indonesia merupakan bukti solidaritas terhadap negara kepulauan yang terkena bencana.

Persemakmuran Dominika merupakan negara di Kawasan Karibia berpenduduk sekitar 71 ribu. Indonesia dan Persemakmuran Dominika membuka hubungan diplomatik sejak 19 April 1994.

Kedua negara bermitra dalam berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama, seperti isu kelautan, perubahan iklim, dan lingkungan hidup. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More