Rupiah Pagi Menguat ke Rp13.731

Penulis: Antara Pada: Rabu, 14 Mar 2018, 10:23 WIB Ekonomi
Rupiah Pagi Menguat ke Rp13.731

ANTARA/Zabur Karuru

NILAI tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (14/3) pagi bergerak menguat sebesar empat poin menjadi Rp13.731 dibanding posisi sebelumnya Rp13.735 per dolar AS.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan bahwa optimisme pemerintah terhadap perekonomian Indonesia yang masih akan terus tumbuh secara berkelanjutan memberi harapan positif pada pelaku pasar di dalam negeri.

"Pernyataan Bank Indonesia dan Kemenkeu terhadap optimisme kian membaiknya ekonomi Indonesia memberikan imbas positif pada bertahannya rupiah di area penguatan," kata Reza.

Ia menambahkan bahwa Bank Indonesia juga akan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sesuai dengan fundamentalnya.

Saat ini, menurut dia, pergerakan rupiah masih potensi kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau The Fed serta efek dari kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengeluarkan aturan terkait dengan pajak untuk baja dan aluminium.

"Meski belum terjadi, namun memberi sentimen positif bagi dolar AS," katanya.

Sementara itu, ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail menambahkan masih rendahnya inflasi di AS meredakan kekhawatiran bahwa The Fed akan naik lebih dari tiga kali, situasi itu menahan laju dolar AS.

"Data inflasi di AS naik tipis di Februari sebesar 2,2% (yoy) dibandingkan bulan Januari sebesar 2,1% (yoy)," papar Ahmad Mikail. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More