KPK Apresiasi Praktik Politik tanpa Mahar NasDem

Penulis: Uta/P-1 Pada: Rabu, 14 Mar 2018, 07:38 WIB Polkam dan HAM
KPK Apresiasi Praktik Politik tanpa Mahar NasDem

MI/M IRFAN

PARTAI NasDem dan KPK sepakat untuk sama-sama bersi-nergi mencegah praktik tindak pidana korupsi utamanya yang terjadi di dalam tubuh partai politik (parpol).

Hal tersebut terungkap dalam kunjungan balasan NasDem ke Gedung KPK di Jakarta, kemarin. Rombongan NasDem diterima langsung oleh Komisioner KPK Basaria Panjaitan dan ALexander Marwata.

Sekjen NasDem Johnny G Plate mengatakan sebagai partai yang membawa slogan gerakan restorasi, NasDem wajib melakukan semangat dan prinsip-prinsip antikorupsi saat berpolitik.

Salah satunya ialah dengan konsisten melakukan politik tanpa mahar saat proses pencalon-an kepala daerah maupun pemilu legislatif (pileg).

"Kami sadari betul bahwa persepsi publik terhadap parpol itu masih buruk. Publik belum percaya dengan parpol karena masih ada saja parpol yang menarik mahar sehingga memicu kepala daerah untuk korupsi," ungkap Johnny.

Menurut Johnny ketidakpercayaan publik terhadap parpol merupakan masalah yang besar bagi Indonesia yang menganut sistem demokrasi. Pasalnya, suka atau tidak suka dalam negara demokrasi, parpol merupakan salah satu sarana negara untuk merekrut calon-calon pemimpin negara.

"Politik tanpa mahar yang kami lakukan itu bukan lip service saja, tujuannya agar calon pemimpin tidak mempunyai beban finansial sehingga tidak memicu praktik korupsi," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengapresiasi konsistensi NasDem yang melakukan politik tanpa mahar. Namun, Basaria mengingatkan agar NasDem tidak terjebak pada politik balas budi yang berujung pada munculnya tindak pidana korupsi di kemudian hari.

"Kami sangat apresiasi konsistensi NasDem yang tetap melakukan politik tanpa mahar. NasDem diharapkan tetap menjadi parpol yang bersih dengan tidak terjebak pada politik ijon nantinya," tutur Basaria.

Basaria mengatakan pada prinsipnya KPK kapan pun akan selalu siap membantu setiap parpol yang ingin mencegah tindakan korupsi di awal-awal proses pencalonan kepala daerah.

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan menambahkan Partai NasDem merupakan satu-satunya parpol yang mendatangi KPK untuk menggelar diskusi dengan pimpinan KPK. Lembaga Antikorupsi menyambut baik sikap partai besutan Surya Paloh yang berkomitmen mendukung pemberantasan korupsi di Tanah Air.

"Kita diskusikan bagaimana penguatan partai karena buat kami KPK itu partai atau bukan itu bukan pilihan," kata Deputi Pencegahan Pahala Nainggolan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.(Uta/P-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More