BUMN dan Perbankan Raih Penghargaan WP

Penulis: Tesa Oktiana Surbakti Pada: Rabu, 14 Mar 2018, 08:40 WIB Ekonomi
BUMN dan Perbankan Raih Penghargaan WP

ANTARA /SIGID KURNIAWAN

KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) mengapresiasi sejumlah wajib pajak (WP) besar yang terdaftar di kantor pelayanan pajak (KPP) lingkungan kanwil Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak WP besar. Sebanyak 31 WP bahkan mendapat penghargaan yang langsung disematkan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ke-31 WP itu mencakup WP orang pribadi (OP) serta WP badan yang meliputi swasta dan badan usaha milik negara (BUMN). Dari BUMN antara lain ialah PT Pegadaian (persero), PT Pertamina (persero), PT PLN (persero), serta BUMN perbankan yakni PT Bank Mandiri (persero), PT Bank BNI (persero) Tbk, dan PT Bank BRI (persero) Tbk.

Dari swasta antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Adaro Indonesia, dan PT Astra Daihatsu Motor.

Sri Mulyani mengatakan apresiasi kepada WP besar diberikan karena kontribusi mereka dalam pencapaian target penerimaan kanwil Ditjen Pajak WP besar pada 2017, serta patuh pada peraturan perpajakan.

"Kontribusi dari para wajib pajak ini sangat signifikan bagi keseluruhan penerimaan negara kita," ujar Menkeu dalam sambutan di Kanwil Ditjen Pajak WP Besar Sudirman, Jakarta, kemarin.

Sri memaparkan pada 2017 realisasi penerimaan pajak kanwil Ditjen Pajak WP besar mencapai Rp361,84 triliun. Target penerimaan kanwil Ditjen Pajak WP besar tahun ini Rp432,37 triliun atau tumbuh 19,54% dari realisasi tahun lalu.

"Pencapaian target penerimaan kanwil Ditjen Pajak WP besar tahun 2018 akan mendukung 30,33% target nasional, yaitu Rp1.424 triliun," tutur Sri Mulyani.

Seusai menerima penghargaan, Direktur Utama PT Pegadaian Sunarso menjelaskan kontribusi pajak Pegadaian setiap tahun rata-rata di atas Rp1 triliun dengan tren yang terus bertumbuh. Pada 2013 setoran pajak Pegadaian sebesar Rp1,3 triliun dan tahun lalu mencapai Rp1,6 triliun.

Pegadaian sebagai WP, kata dia, berkomitmen terus meningkatkan kontribusi melalui pajak agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat.

"Seiring upaya pembangunan, khususnya infrastruktur yang terus meningkat, tentu pemerintah butuh dana banyak. Sebagai BUMN, kami berupaya memberikan teladan dalam berkontribusi melalui pajak dan dividen kepada pemerintah," tegasnya.

Senada, Executive Vice President Finance & Corporate Planning BCA Raymon Yonarto berharap BCA bisa menjadi benchmark WP bagi masyarakat dan institusi lain, khususnya dalam pemenuhan kewajiban pajak.

"Penerimaan pajak ini kami harapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan dan perekonomian nasional melalui penyediaan layanan dan infrastruktur yang lebih baik," pungkas Raymon.

Komunikasi intensif

Sementara itu, Dirjen Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan mengatakan tiap tahun target penerimaan perpajakan terus meningkat. Karena itu, pemerintah terus mengintensifkan komunikasi dengan pelaku usaha, terutama dari aspek perpajakan, untuk menekan potensi munculnya masalah.

"Pun, saat terjadi masalah nantinya lebih cepat diselesaikan jika terjalin komunikasi yang kuat. Selain itu, pemerintah lebih mudah menyampaikan kebijakan atau regulasi anyar sehingga implementasi berjalan lancar," pungkas Robert. (Try/E-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More