Empat Pelaku Penjualan Senpi Ilegal lewat Daring Ditangkap

Penulis: Antara Pada: Selasa, 13 Mar 2018, 21:16 WIB Nusantara
Empat Pelaku Penjualan Senpi Ilegal lewat Daring Ditangkap

Ilustrasi--thinkstock

DITRESKRIMUM Polda Jabar mengungkap penjualan senjata api ilegal yang dijual secara daring di Desa Cipacing, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dan mengamankan empat tersangka.

Empat orang yakni YH, 37, EK, 60, DD, 37, UN, 34, diamankan petugas karena menjual senjata api ilegal ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Para pelaku ini memasok senjata api ilegal ke beberapa wilayah, di antaranya Kabupaten Kutai Kaltim, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, dan berbagai wilayah lainnya," ujar Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana, di Mapolda Jabar, Bandung, Selasa (13/3).

Umar mengatakan, keempat pelaku ini memiliki peran masing-masing dalam menjalankan bisnis ilegal tersebut. YH bertugas sebagai kurir, EK berperan sebagai penyimpan senjata. Kemudian DD berperan sebagai penjual dan menyimpan amunisi dan UN sebagai perantara.

"Mereka berempat ini marketing yang memposting di media sosial, termasuk mengirimkan senjata melalui paket, serta yang memberi kode di media sosial jual beli," katanya.

Dari keterangan para pelaku, senjata api ilegal tersebut di jual dengan harga Rp6 juta hingga Rp9 juta per unit. Adapun jenis senjata api ilegal yang dijual yakni Mede Call 22 mm, walter Call 9 mm, Pen Gun Call 22 mm, Revolver Call 22 mm.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 14 pucuk senjata api berbagai jenis, 350 amunisi, satu ponsel, dan dua mesin bubut untuk membuat senjata.

Atas pengungkapan ini, para pelaku dijerat Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More