Target Empat Medali Emas dari Pencak Silat

Penulis: Budi Ernanto Pada: Rabu, 14 Mar 2018, 02:17 WIB Olahraga
Target Empat Medali Emas dari Pencak Silat

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

DARI pencak silat yang merupakan cabang bela diri warisan budaya asli Indonesia, kontingen tuan rumah diharapkan meraih tiga sampai medali emas di multiajang Asian Games 2018. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengharapkan hal tersebut saat bertemu para atlet nasional pencak silat Indonesia yang melakukan persiapan Asian Games di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Selasa (13/3).

Apalagi, Menpora menegaskan cabang pencak silat merupakan simbol besar Bangsa Indonesia karena lahir di Tanah Air. “Cabang pencak silat baru pertama kali dipertandingkan di Asian Games 2018,” ujar Imam. Saat berbicara peluang me-dali emas dari pencak silat, Imam mengaku optimistis para pesilat Indonesia dapat meraih tiga hingga empat medali emas.

“Saya yakin target itu masih dapat dilampaui. Tentunya masih kami menilai baik dari latihan, baik try out maupun beberapa kompetisi atau turnamen yang akan diikuti para atlet silat kita,” katanya. Pelatih pencak silat Roni Syaifuloh mengatakan Pengurus Pusat Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PP IPSI) telah menyiapkan 22 atlet dengan rincian 12 putra dan 10 putri untuk diterjunkan ke ajang Asian Games 2018.

Roni menjelaskan PP IPSI menargetkan Indonesia dapat menjadi juara umum cabang pencak silat dari 16 nomor yang dipertandingkan dan diharapkan meraih emas sebanyak-banyaknya. “Cabang pencak silat ini saingan terberat atlet dari negara Asia Tenggara, ditambah Iran, dan pecahan negara Rusia. Semua atlet pencak silat Indonesia berpeluang meraih medali,” kata Roni.

Benahi teknik
Pengurus Pusat Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PP PASI) menyatakan bakal menggenjot kualitas teknik para atlet yang akan berlaga di Asian Games 2018 pada Agustus. Menurut Ketua PP PASI Bob Hasan, teknik ialah permasalahan utama yang harus dicarikan solusi jika Indonesia ingin menyabet medali emas di Asian Games 2018.

“Contoh, bak lompat di arena yang ada di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Itu kalau pun sudah diperbaiki, tetapi teknik atletnya masih tidak bagus, ya tidak akan menang,” kata Bob di Jakarta, Selasa (13/3).

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PASI Tigor Tanjung menilai sebagian besar atlet yang hanya mengandalkan fisik dipastikan tidak pernah menjadi juara.
Dia menjelaskan, 16 atlet siap berlaga di ajang Asian Games 2018. Sebanyak 13 atlet akan menjalani latihan di Amerika Serikat (AS) selama sebulan.

Mereka akan berlatih dengan Harry Marra, pelatih asing asal AS. Selanjutnya, mereka akan mengikuti sejumlah turnamen di beberapa negara. “Dari 13 atlet itu, yang tidak pergi ke AS ialah Triyaningsih, Hendro, dan Agus. Hendro kan latihan di Spanyol. Triyaningsih dan Agus akan pergi ke Korea Terbuka pada Juni. Lalu, mereka ke Tiongkok untuk ikut maraton,” kata Tigor.

Tigor menambahkan, Indonesia berpeluang mendapatkan medali emas di nomor lompat jauh dan estafet (4 x 100 meter). (Beo/R-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More