Setelah Bekasi, Kemenhub Terapkan Ganjil Genap di Tangerang

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Selasa, 13 Mar 2018, 17:16 WIB Megapolitan
Setelah Bekasi, Kemenhub Terapkan Ganjil Genap di Tangerang

MI/Ramdani

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) menyatakan dampak penerapan kebijakan ganjil genap di gerbang tol Bekasi Barat dan Timur sangat positif termasuk meningkatkan kecepatan dari 20 km per jam menjadi 70 km per jam. Maka, kebijakan serupa segera diterapkan di jalur Jakarta-Tangerang sebagai upaya meningkatkan kenyamana lalu lintas termasuk mengarahkan masyarakat beralih menggunakan angkutan massal.

"Yang bisa hanya di Tangerang, kebijakan serupa di tol Bekasi Barat dan Timur karena menghubungkan dengan wilayah Jakarta Barat," terang Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi usai rapat dengar pendapat dengan Komisi V, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/3).

Ia menjelaskan, kebijakan ganjil genap di Tangerang dapat diterapkan untuk mengurai kemacetan lalu lintas jalur Jakarta Tangerang. Alasan lain karena jalur tol Jakarta-Tangerang mirip dengan Jakarta-Bekasi.

"Dari kebijakan itu akan dilakukan evaluasi bersamaan dengan evaluasi perlambatan jalur Jakarta-Bogor, Jakarta-Depok dan kita melakukan treatmen atau solusi khusus berdasarkan masalah. Harapannya ini menjadi jalan keluar yang lebih baik dan berharap masyarakat beralih menggunakan angkutan massal," ungkapnya.

Sementara untuk wilayah lain, kata Budi Karya, yakni jalur Jakarta-Bogor dan Jakarta-Depok tidak bisa diterapkan kebijakan serupa Bekasi karena memiliki akses jalan dan masalah berbeda.

"Kita nanti analisis. Tangerang yang paling mungkin diberlakukan seperti di Bekasi kalau Depok dan Bogor tidak bisa," katanya.

Menurut dia, kebijakan ganjil genap di Bekasi sudah mampu menuai manfaat yang besar untuk seluruh masyarakat seperti kecepatan jalan tol Jakarta Cikampek naik dari 20 menjadi 70km per jam. Hal itu juga disokong kebijakan jalur khusus bus dan pembatasan angkutan barang.

Ia menampik bahwa kebijakan tersebut membuat kemacetan baru di jalan alternatif Jakarta-Bekasi. Pasalnya bus yang sudah disiapkan untuk mensukseskan kebijakan ini sudah mulai dipenuhi masyarakat.

"Nyatanya saat ini tidak terjadi kemacetan akibat kebijakan tersebut di Kalimalang," pungkasnya. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More