Mendagri Ingin Pilkada Bebas Politik Uang

Penulis: Ardi Teristi Hardi Pada: Selasa, 13 Mar 2018, 13:52 WIB Politik dan Hukum
Mendagri Ingin Pilkada Bebas Politik Uang

Ilustrasi

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan, Pilkada harus bebas dari politik uang.

Untuk membangun Pilkada, pesta demokrasi yang bermartabat, kata Tjahjo, kita harus hilangkan politik uang, harus kita hilangkan kampanye ujaran kebencian.

"Mari ita adu program, adu konsep, adu gagasan," ajak dia di Yogyakarta, Selasa (13/3).

Terkait permintaan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto untuk menunda penetapan status tersangka bagi pasangan calon yang terindikasi kasus korupsi, Tjahjo menilai, masing-masing lembaga atau instansi memiliki protapnya.

Kepolisian dan kejaksaan memang ada kebijakan menunda sampai Pilkada, tetapi KPK tidak.

"Saya kira (KPK) tidak bisa dipaksa. Kami tidak bisa mengintervensi walau sudah ada imbauan dari Pak Menko Polhukam, tapi itu imbauan saja," pungkas Mendagri. (OL-6)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More