MK Nyatakan Siap Untuk Sengeketa Pilkada 2018

Penulis: Antara Pada: Selasa, 13 Mar 2018, 13:28 WIB Politik dan Hukum
MK Nyatakan Siap Untuk Sengeketa Pilkada 2018

MI/Susanto

MAHKAMAH Konstitusi mengaku siap menerima gugatan sengketa pilkada serentak 2018.

"Kita sudah menyiapkan, kalau terjadi sengketa di MK kita sudah menyiapkan seluruh instrumen peraturan perundangan Peraturan MK saya kira sudah siap," kata Ketua MK Arief Hidayat di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, hari ini.

Arief datang bersama dengan Wakil Ketua MK Anwar Usman dan Sekretaris
Jenderal MK M Guntur Hamzah. Peraturan MK yang dimaksud Arief adalah PMK No 5 sampai PMK No 8 tahun 2017 terkait dasar hukum penyelesaian Tentang Pedoman Beracara dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

"Sampai hari ini kita sudah melaukan sosialisasi instrumen-instrumen itu kepada semua pihak, yang pertama kepada aparat penyelenggara, kepada Bawaslu, DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum) dan KPU," ungkap Arief.

Sosialisasi juga dilakukan kepada pasangan calon dan pengacaranya agar
mahir beracara di MK. "Kita secara sistem juga membangun penyelesaian sengketa yang baik, termasuk seperti kita juga minta KPK mendampingi MK dan mencermati termasuk wartawan ikut mendampingi kita menjaga, jangan sampai ada masalah-masalah terjadi pada waktu MK menangani perkara itu," tambah Arief.

Arief juga meminta agar Presiden mencari pengganti Hakim Konstitusi Maria Farida yang habis masa jabatannya pada Agustus 2018, saat hasil pilkada diumumkan.

Pilkada 2018 akan dilaksanakan di 171 daerah pada 27 Juni 2018, sedangkan rekapitulasi hasil perhitungan suara akan dilaksanakan pada 27 Juni - 9 Juli 2018. (OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More