Pemain Ganda Paling Dirugikan Aturan Servis

Penulis: Budi Ernanto Pada: Selasa, 13 Mar 2018, 12:49 WIB Olahraga
Pemain Ganda Paling Dirugikan Aturan Servis

AFP/MAHMOUD KHALED

KEPALA pelatih ganda putra Indonesia Herry Iman Pierngadi mengevaluasi jalannya Jerman Terbuka 2018 yang berakhir pada Minggu (13/3). Menurutnya, apa yang paling disoroti olehnya dan juga pasti para pelatih negara lain, adalah aturan baru BWF mengenai servis.

BWF sebelumnya merilis regulasi baru mengenai servis yang harus dilakukan setiap pemain dengan ketinggian 115 meter dari permukaan lapangan.

“Aturan itu merugikan semua pemain, khususnya pemain ganda,” kata Herry dalam keterangan resminya.

Dikatakan Herry, dengan adanya aturan tersebut, berarti kemenangan sangat ditentukan hakim servis. Untuk para pemain ganda, baik putra, putri, atau campuran, akan sangat kesulitan karena ada dua orang dengan tinggi badan berbeda yang harus dinilai.

“Seperti Fajar, sejak babak pertama, servis dia aman. Tapi, di final bisa salah. Saya lihat posisi servis sama, tinggi sama, semua sama. Apa yang beda hanya hakim servis saja. Padahal peluang human errror juga besar. Lebih adil, jika kita challenge dengan bukti rekaman, itu otentik,” pungkas Herry. (BadmintonIndonesia/OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More