Polda Sumsel bakal Jemput Paksa Pemilik Abu Tours

Penulis: Dwi Apriani Pada: Senin, 12 Mar 2018, 18:59 WIB Nusantara
Polda Sumsel bakal Jemput Paksa Pemilik Abu Tours

ANTARA

POLDA Sumatra Selatan kemungkinan akan menjemput paksa pemilik biro perjalanan Abu Tours, Muhammad Hamzah Mamba atau Abu Hamzah, dan mantan Kepala Cabang Abu Tours Palembang, Rasyid.

Kasubdit I/Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel AKB Suwandi Prihantoro di Palembang, Senin (12/3), menuturkan peluang itu karena kedua orang itu tidak kunjung memenuhi dua kali panggilan dari kepolisian.

"Sesuai standar operasi prosedur (SOP), kami layangkan surat panggilan kedua hari ini. Kalau masih tidak memenuhi, kami akan buat surat perintah penjemputan paksa. Apakah nanti akan langsung dilakukan penangkapan atau tidak, kami belum tahu," ujarnya.

Pihaknya pun hingga kini masih berkordinasi dengan tim penasihat hukum Abu Tours. Sebab, lanjut dia, Abu Hamzah juga dipanggil oleh Bareskrim Polri, Polresta Malang (Jawa Timur), Polres Samarinda (Kalimantan Timur), dan sejumlah Polda lain, seperti Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur.

"Kami berkordinasi dengan penasihat hukum, menanyakan di mana posisi Abu Hamzah. Hal itu agar kami yang mendatangi untuk memeriksa yang bersangkutan," kata dia.

Sementara untuk Ridwan, lanjut Suwandi, sudah tidak bekerja di Abu Tours sehingga tidak didampingi oleh tim penasihat hukum dari Abu Tours. "Ridwan dan istrinya sekarang ada di Makassar. Kami yang akan datang ke sana untuk memeriksa," ujarnya. (A-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More