Adu Program Sejahterakan Sulsel

Penulis: LN/P-2 Pada: Senin, 12 Mar 2018, 07:31 WIB Politik dan Hukum
Adu Program Sejahterakan Sulsel

Cagub Sulsel Nurdin Halid -- MI/ M IRFAN

PASANGAN calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 1 Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menyatakan punya program unggulan yang tertuang dalam Trikarya Pembangunan.

Menurut Nurdin, Trikarya Pembangunan itu berguna untuk menurunkan tingkat kemiskinan, meredam angka pengangguran, dan mempersempit ketimpangan. Program itu digagas dengan memperhatikan tiga aspek basis pembangunan di Sulsel ke depan. Ketiga basis itu ialah pembangunan berbasis infrastruktur, ekonomi kerakyatan, dan pembangunan SDM berbasis kearifan lokal.

"Trikarya Pembangunan tersebut kemudian dijabarkan ke dalam sejumlah program prorakyat unggulan, seperti perlengkapan sekolah gratis, pelayanan kesehatan berbasis KTP, pinjaman bantuan modal tanpa bunga dan agunan, penyediaan rumah murah, bantuan bibit unggul gratis, penyediaan BUMDes dan koperasi di setiap desa, serta peningkatan intensif imam desa dan pegawai syara," urai Nurdin.

Ia menambahkan, setidaknya delapan permasalahan utama yang akan dibenahi di bawah kepemimpinannya kelak, di antaranya, kemiskinan, pengangguran, kesenjangan dan ketimpangan, menurunnya kualitas pendidikan dan kesehatan, minimnya infrastruktur, daya lingkungan yang semakin menurun, tata ruang yang belum selesai, serta birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang belum baik.

Sementara itu, pasangan nomor urut 2 Agus Arifin Nu'mang-Tanribali Lamo, berjanji akan menurunkan angka kemiskinan sebesar lima persen. Menurut Agus, 10 tahun memimpin Sulsel bersama Syahrul Yasin Limpo berhasil menekan kemiskinan sehingga tersisa 13,6%. Artinya, dalam 10 tahun Syahrul-Agus berhasil menurunkan angka kemiskinan sekitar 4,5%. "Ke depan, selama lima tahun, saya akan menurunkan angka kemiskinan sampai 5%. Program dan strateginya sudah disiapkan," kata dia.(LN/P-2)

#PILKADA

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More