Kesedihan dan Kematian

Penulis: Australia Plus/Hym/X-3 Pada: Senin, 12 Mar 2018, 07:01 WIB Humaniora
Kesedihan dan Kematian

Seno

KESEDIHAN berlarut-larut, menurut pakar jantung Australia Nikki Stamp, dapat meningkatkan risiko kematian. Stamp mengatakan kesedihan ialah istilah emosional atau gejala fisik karena berbagai hal. Stamp mencontohkan 30 hari pertama seseorang kehilangan orang yang dicintai, risiko kematian pun meningkat signifikan.

"Apa yang terjadi dengan hal-hal seperti itu ialah meningkatnya detak jantung dan tekanan darah, jantung bekerja lebih cepat, darah lebih kental, dan merusak sistem kekebalan tubuh Anda," kata Stamp.

Namun, ada kondisi medis tertentu, yakni sekarat karena kesedihan berlarut. Namun, hal ini jarang terjadi.

"Dalam kondisi stres akut terjadi peningkatan adrenalin yang memicu serangan jantung," tandas Stamp.(Australia Plus/Hym/X-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More