Sempat Bisnis Budi Daya Ikan

Penulis: (Riz/M-4) Pada: Minggu, 11 Mar 2018, 04:20 WIB Weekend
Sempat Bisnis Budi Daya Ikan

MI/ BARY FATHAHILAH

SELAIN mengawasi kinerja DPR, Sebastian Salang sempat memiliki usaha lain. Pria kelahiran Manggarai, 14 November 1970 tersebut sempat mencoba berbisnis ikan air tawar di daerah Cileungsi, Bogor. Sayangnya bisnisnya tersebut bangkrut karena banyaknya permainan mafia. “Kita pelihara ikan segala macam, dibuat keramba di sebuah danau di Cileungsi. Ikan lele, gurami, nila, ikan mas, gabus malas. Itu bisnis cuma bangkrut, karena ternyata banyak mafianya kalau main ikan air tawar.

Jadi, pada saat kita tanam banyak sekali calon pembeli, begitu kita panen tidak ada yang mau beli dan sampai harga kita jelek baru dibeli, jadi hancur disit. Kalau mau memang selain punya keramba, kita juga harus menguasai distribusinya,” jelas Sebastian.
Saat berbisnis itu, ia menyempatkan diri setiap pekan mengunjungi kerambanya. Setelah mengalami kebangkrutan, ia semakin jarang datang. Palingan hanya beberapa kali dalam sebulan.

“Kalau di sana kita sudah lupa pulang karena indah sekali dan dapat lupa lain-lain, bakar ikan dan mancing langsung goreng. Supaya tidak stres, anggap saja hobi tidak perlu memikirkan untung, jadi datang dan kita nikmati.” imbuhnya. Selain itu, pria yang berprofesi sebagai pengacara tersebut memiliki hobi bulu tangkis. Sebastian mengaku dalam sepekan dirinya masih aktif bermain sebanyak dua kali setiap Senin dan Rabu. Tidak hanya itu, dirinya pun hobi berkebun dengan menanam bunga-bunga di halaman rumahnya. (Riz/M-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More