Mengintip Sakura dari Taiwan

Penulis: Irene Harty Pada: Sabtu, 10 Mar 2018, 20:58 WIB Features
Mengintip Sakura dari Taiwan

AFP PHOTO / Behrouz MEHRI

MERAH muda merona. Identik muncul di musim semi di negara empat musim. Siapapun pasti mengenal bunga cantik tersebut. Sakura namanya.

Kehadirannya selalu membuat semua wajah terpukau kemudian tersenyum lebar. Ekspresi itu pula yang ditunjukkan para penduduk Taiwan terutama di Alishan, Provinsi Chiayi, Taiwan.

Hampir sepanjang jalan daerah pegunungan tersebut dipenuhi pohon-pohon berbunga sakura. Hampir setiap saat pula, para penduduk setempat atau turis berhenti sejenak untuk mengabadikan momen keindahan alam yang singkat itu.

Bagaimana tidak, menurut Lu Shan Pao, 68, pemandu wisata asal Taipei, bunga sakura hanya muncul selama sepuluh hari dan setahun sekali di Taiwan.

"Sama seperti di Jepang orang-orang Taiwan juga senang sekali menyambut sakura," ungkapnya saat memandu para awak media baru-baru ini.

"Jadi nanti setelah bunganya gugur semua, baru cerinya tumbuh. Sakura itu tanda awal musim semi," tambahnya.

Dia pun menceritakan bunga sakura Taiwan muncul lebih cepat ketimbang negara-negara lain seperti Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara lainnya. Uniknya lagi, ada dua warna bunga sakura di Taiwan.

Di Taiwan, sakura yang berwarna merah muda cenderung terang dinamakan Sakura Fuji.

"Sedangkan yang berwarna merah muda cenderung gelap namanya Taiwan," imbuh Lu.

Kehadiran sakura di Taiwan tersebut bukan hanya menarik warga lokal tapi juga turis mancanegara. Salah satunya turis asal Indonesia, Ananda, 26, karyawan swasta yang baru pertama kali melihat langsung indahnya sakura.

"Ternyata pas lihat langsung bunganya memang beneran cantik, warnanya itu pasti setiap perempuan suka. Pink gitu," tuturnya.

Ananda mengaku sangat senang dapat menyentuh langsung sakura. "Sakura itu bunga terkenal di dunia. Terus seperti punya sejarah dan arti sendiri," tandasnya.

Meskipun tersebar di beberapa kota di Taiwan, kumpulan pohon sakura banyak terlihat di sepanjang jalan menuju Alishan, yang hanya dilewati kendaraan pribadi.

Adapun jarak dari Taipei ke Chiayi sekitar 261 km. Bila ditempuh dengan kereta cepat cuma menghabiskan waktu satu jam 20 menit, ditambah satu hingga dua jam menyusuri jalan berkelok pegunungan menuju Alishan. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More