Perayaan si Ikan Tai

Penulis: M TAUFAN SP BUSTAN Pada: Sabtu, 10 Mar 2018, 23:41 WIB Weekend
Perayaan si Ikan Tai

MI/M TAUFAN SP BUSTAN

PENIKMAT makanan Jepang tentunya tidak asing dengan sashimi. Hidangan ikan atau daging mentah itu memang memiliki rasa yang unik. Umumnya pilihan ikan yang dihidangkan salmon atau tuna. Namun, kali ini ikan tai atau red seabream. Ikan berwarna merah putih ini menjadi favorit masyarakat di ‘Negeri Matahari Terbit’ itu. Untuk pengolahannya, Chef Hori Ikuo yang datang langsung dari Jepang mengajarkan dua cara pengolahannya, yakni sugata zukuri atau sashimi dan taimeshi atau nasi ikan tai. Bertempat di kediaman Duta Besar Jepang untuk Indonesia Jakarta Selatan, Jumat (23/2), Chef Hori mengajarkan teknik ike jime.

Dengan pisau yang tajam Chef Hori memisahkan daging dari tulang. Setelah itu daging ikan dipotong tipis. Ada dua jenis potongan, hirazuki atau datar dan sogizukuri bentuk potongan melengkung. “Ada banyak teknik yang harus diketahui sebelum mengolah daging ikan tai jika ingin membuat sashimi. Teknik ini tidak lain untuk mempertahankan rasa dari daging ikannya,” kata Hori.

Potongan daging ikan itu dilengkapi dengan sayuran segar, mulai wasabi, lobak, wortel, ketimun, daun oba, dan beberapa jenis sayuran lain Jepang. Saat dicicipi, daging ikannya empuk dan tidak ada rasa amis.“Hidangan Jepang, terlebih sashimi, sengaja dipotong-potong
tipis atau pun kecil sehingga bisa untuk sekali kunyah. Cara memakannya pun harus menggunakan sumpit,” kata Hori.

Nasi
Hidangan berikutnya ialah tai meshi, nasi ikan tai. Beras jepang yang dimasak dengan kaldu ikan tai dimasak dalam belanga tanah liat. Rasanya akan lebih terasa bila dibakar dengan kayu bakar bila dibandingkan dengan kompor. Bila beras sudah setengah matang,
potongan ikan dimasukkan. Saat sudah matang, nasi diaduk merata sebelum dihidangkan dalam mangkuk.

Hidangan ini akan semakin lengkap bila disantap dengan miso. Miso ini diisi dengan potongan tahu dan rumput laut, yang memberikan rasa gurih. “Semakin nikmat disantap ketika masih panas-panas,” pungkas Hori.

Perayaan
Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii mengungkapkan wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang meningkat beberapa tahun terakhir. Banyak pengunjung yang datang berkesempatan menikmati kuliner autentik Jepang. Bila Anda tidak bisa menikmati kuliner Jepang langsung di negara asalnya, jumlah restoran Jepang di Jakarta pun sudah banyak.

Salah satu kuliner yang diperkenalkan kali ini ialah ikan tai. “Di Jepang ikan tai sering dihidangkan saat perayaan-perayaan. Kami harap kali ini pun rekan-rekan wartawan akan dapat mencicipi dan setelah itu memperkenalkan daya tarik kuliner Jepang kepada masyarakat di Indonesia,” harap Ishii. Dalam budaya Jepang, ikan tai mengandung arti khusus, yakni kebahagiaan. Ikan ini sering disajikan dalam pelbagai perayaan, seperti pesta pernikahan. Pada perayaan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang yang rangkaian acaranya telah dibuka pada 19 Januari lalu, hidangan ikan tai dianggap pilihan kuliner yang tepat.

“Warna ikan tai ini merah dan putih sama dengan warna bendera Indonesia dan Jepang. Komposisi warnanya sangat tepat,” ujarnya. Ishii menambahkan, di Jepang harga ikan tai cukup mahal. Tidak mengherankan jika orang Jepang sangat menyayangi ikan ini. “Kalau yang ditangkap dari laut itu bisa Rp2 juta per kg, sedangkan yang dibudidayakan hanya Rp500 per kg,” tandasnya. (M-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More