Berpegangan Tangan Mengurangi Sakit

Penulis: Hanif Gusman Pada: Sabtu, 10 Mar 2018, 14:30 WIB Teknologi
Berpegangan Tangan Mengurangi Sakit

FOTOLIA

KETIKA berpegangan tangan dengan seseorang yang Anda cintai, tidak hanya pola pernapasan dan detak jantung yang menjadi sinkron dengan pasangan, tapi juga pada gelombang otak. Demikian hasil penelitian baru-baru ini yang dimuat di Proceedings of the National Academy of Sciences.

Para peneliti asal University of Colorado Boulder dan University of Haifa menyatakan semakin banyak empati seseorang terhadap pasangannya yang sedang sakit ketika berpegangan tangan akan semakin banyak gelombang otak yang disinkronkan, termasuk rasa sakit yang hilang.

Para peneliti di University of Haifa meneliti 22 pasangan berusia antara 23 tahun hingga 32 tahun. Pasangan responden tersebut melalui beberapa tes. Hasil penelitian menyatakan sinkronisitas paling banyak terjadi ketika pasangan tersebut berpegangan tangan di saat sang perempuang mengalami sakit. (sciencedaily/Hnf/l-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More