Sinestesia Dapat Dijelaskan melalui Genetik

Penulis: Hanif Gusman Pada: Sabtu, 10 Mar 2018, 14:00 WIB Eksplorasi
Sinestesia Dapat Dijelaskan melalui Genetik

SHUTTERSTOCK

DI saat kebanyakan dari kita dapat melihat pemandangan dan mendengar suara, beberapa orang ternyata mampu merasakan warna dan melihat suara.

Kondisi itu dikenal dengan sinestesia, fenomena neurologis langka yang terjadi pada 1 dari 2.000 penduduk di seluruh dunia. Otak menimbulkan beberapa persepsi berupa penglihatan, suara, hingga rasa respons suatu indra, seperti melihat warna ketika mendengar sebuah musik. Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan ­sinestesia dapat dijelaskan secara biologis melalui genetik.

Para peneliti menganalisis DNA tiga keluarga yang memiliki ­sinestesis dalam beberapa generasi yang mengalami warna saat mendengar suara. Pengurutan genom meng­identifikasi 37 kemungkinan variasi gen yang dapat menyebabkan sinestesia tersebut. Walaupun berbeda pada setiap keluarga, ­varian tersebut memberikan tema yang sama. (iflscience/Hnf/L-2)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More