Aparat Berlakukan Jam Malam

Penulis: Administrator Pada: Jumat, 09 Mar 2018, 08:26 WIB Internasional
Aparat Berlakukan Jam Malam

AFP

SRI Lanka sejak kemarin mulai memberlakukan jam malam di Distrik Kandy yang bermasalah. Di distrik itu sebelumnya tiga orang terbunuh dalam kerusuhan antimuslim dan berlanjut pada penutupan sejumlah sekolah karena kondisi keamanan yang tidak stabil.

Pemerintah telah meningkatkan jumlah pasukan keamanan untuk berpatroli di jalan-jalan Distrik Kandy. Seperti diketahui, lebih dari 200 rumah, tempat bisnis, dan kendaraan dibakar massa selama kekerasan, yang dipicu kematian pria dari warga Sinhala Buddha di tangan warga muslim pekan lalu, berlangsung tiga hari.

Sinhala Buddha ialah kelompok etnik mayoritas di Sri Lanka yang merupakan 75% dari 21 juta penduduk negeri itu. Kerusuhan dimulai di distrik pusat pada Senin (5/3) dan meningkat pada hari berikutnya ketika pria muslim ditemukan tewas di sebuah bangunan yang terbakar.

"Jam malam diberlakukan selama 24 jam mulai Rabu (7/3) sore setelah sebuah granat tangan meledak di tangan si penyerang yang kemudian membunuhnya dan melukai 11 lainnya," kata beberapa pejabat Sri Lanka.

Juru bicara polisi, Ruwan Gunasekera, menambahkan, setelah kondisi tenang pascajam malam, pihak berwenang memutuskan melonggarkan aturan tersebut menjadi 6 jam lebih awal daripada yang direncanakan.

Wilayah Kandy yang berjarak 115 kilometer timur dari ibu kota Kolombo sangat populer di kalangan turis dan juga peziarah Buddha. Namun, pascakerusuhan, para wisatawan telah diminta menghindari resor di bagian perbukitan.

Sejauh ini polisi tidak menemukan keterlibatan orang asing dalam kerusuhan berdarah tersebut. Di lain hal, dalam menanggapi kerusuhan itu, pemerintah Sri Lanka telah mengeluarkan status negara dalam keadaan darurat.

Selain itu, pemerintah mengerahkan pasukan keamanan dan polisi khusus untuk menangkap dan menahan para tersangka yang menjadi motor kericuhan.

Internet dibatasi

Sementara itu, akses internet di Distrik Kandy dan situs-situs media sosial diblokir pemerintah untuk mencegah penyebaran pidato antimuslim yang penuh dengan kebencian.

Pada Rabu, Presiden Maithripala Sirisena, turun ke lapangan dan melakukan tur keliling di Distrik Kandy. "Saya telah memerintahkan seluruh kekuatan hukum digunakan untuk melawan para pembuat onar," katanya.

Secara terpisah, pejabat militer mengatakan pada Rabu malam jumlah bala bantuan yang dikirim ke wilayah itu ditambah untuk membantu aparat kepolisian.

Di lain hal, PBB telah mengutuk kekerasan tersebut dan mendesak Kolombo agar melakukan tindakan yang tepat dan cepat untuk memulihkan keadaan menjadi normal. (AFP/Arv/I-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More