Taman Nasional Bali Barat Raih Penghargaan di Berlin

Penulis: Micom Pada: Kamis, 08 Mar 2018, 16:58 WIB Internasional
Taman Nasional Bali Barat Raih Penghargaan di Berlin

Ist

PARIWISATA Bali kembali mengukir prestasi membanggakan. Kali ini, penghargaan diraih Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Destinasi ini terpilih sebagai Best Top 100 Destination di Internationale Tourismus Borse (ITB) Berlin, Jerman, Rabu (7/3) kemarin.

Penghargaan untuk TN Bali Barat sebagai Best Top 100 Destination diserahkan di Palais am Funkturm, ITB Berlin. Proses pengumuman pemenang dilakukan sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Total ada 5 kategori penghargaan yang diberikan, mulai dari Best of Cities, Communities and Culture, hingga Best of Nature. Selain itu, ada Best of Seaside, Earth Award, dan Best of the Planet.

"Ini akan menaikkan 3C kita, calibration, confidence, dan credible," kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menanggapi prestasi membanggakan TNBB tersebut.

Untuk kategori Best of the Planet, masih dirinci menjadi 6 subkategori lagi. Mulai dari Best of Africa, Americas, Asia-Pacific, juga Europe. Ada juga Best of Atlantic dan Mediterranean.

Berada di zonasi Benua Kuning, TNBB akhirnya terpilih sebagai Best of the Planet untuk Asia-Pasific. TNBB ini mendampingi High Pamirs Mountain Region (Tajikistan) yang terpilih sebagai pemenangnya.

"Terpilihnya TNBB sebagai Best Top 100 Destination untuk Best of the Planet di Asia-Pacific tentu sangat membanggakan. Sebab, prestasi ini memiliki fungsi yang sangat strategis, khususnya bagi TNBB,” tutur Menpar melalui keterangan tertulis, Kamis (8/3).

Ditambahkan Menpar, prestasi TNBB sangat penting. Sebab, berpengaruh kepada aspek 3C di atas.

"Ini juga menaikkan indeks daya saing pariwisata Indonesia. Prestasi TNBB ini pengaruhnya besar. Kami selalu menggunakan standar gobal sebagai acuan. TNBB sangat memenuhi syarat itu. Kepercayaan TNBB tentu naik, termasuk kredibilitas pariwisata Indonesia di level dunia," tutur Arief.

Apresiasi memang layak diberikan bagi TNBB. Bersama Thailand, TNBB menjadi wakil ASEAN yang berkibar di ITB Berlin. Destinasi Tung Dap Village yang menjadi andalan Thailand, berada di urutan 6 besar kategori Best of Cities, Communities and Culture. Thailand kalah pamor dari destinasi Portugal yang berada di urutan pertama hingga empat.

Persaingan ketat dihadapi spot yang masuk 100 top-sustainable destinations. Dari persaingan besar, lalu dikerucutkan menjadi 32 finalis. Screening terhadap destinasi terbaik dilakukan juri dari 12 organisasi internasional. Para juri ini independen. Beberapa kriteria penilaian mulai dari kualitas, daya tarik, dan keberlanjutan destinasi dalam industri pariwisata.

"Secara umum kami puas dengan beragam prestasi di ITB Berlin ini. TNBB telah memenuhi berbagai aspek standar global. Masa depannya sangat bagus. TNBB ini juga sangat populer," tegas pria asal Banyuwangi tersebut.

Sementara, Ketua Tim Percepatan Ekowisata Kemenpar, David Makes, menilai TNBB layak mendapat penghargaan.

"Potensi yang dimiliki TNBB ini memang sangat besar. TNBB sangat layak dapat penghargaan ini. Status TNBB ini merupakan ekowisata sekaligus prototipe bagi beberapa wilayah di sekelilingnya," katanya.

TNBB merupakan proyek percontohan program ekowisata sejak 6 Oktober 2016. Dasar hukumnya keputusan Kemenpar Nomor KM.66/HK.501/MP/2016. Penjabaran dari surat itu, proyek ekowisata dikembangkan menjadi klaster Bali dan Jawa Timur.

David pun mengucapkan terima kasih kepada Menpar atas kepercayaan yang diberikan untuk menumbukan TNBB sebagai proyek percontohan.

Lima taman nasional di sekitar TNBB ialah Baluran (Situbondo), Alas Purwo (Banyuwangi), Meru Betiri (Banyuwangi/Jember). Selain itu, ada juga Taman Wisata Alam Kawah Ijen (Banyuwangi dan Bondowoso). Terakhir adalah TN Bromo Tengger-Semeru yang berada di wilayah Pasuruan, Malang, Lumajang, hingga Probolinggo. (RO/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More