Sebulan BNN Sita 53,9 Kg Sabu dan 70.905 Butir Ekstasi

Penulis: (Gan/SM/J-2) Pada: Jumat, 09 Mar 2018, 05:45 WIB Megapolitan
Sebulan BNN Sita 53,9 Kg Sabu dan 70.905 Butir Ekstasi

MI/Pius

SEBANYAK 53,9 kilogram sabu dan 70.905 butir pil ekstasi disita Badan Narkotika Nasional (BNN). Barang bukti itu merupakan hasil pengungkapan enam kasus yang terjadi selama Februari 2018.

Kepala BNN Irjen Heru Winarko menyampaikan, dalam kasus pertama, pihaknya bekerja sama dengan Kepolisian Diraja Malaysia, disita 15.053,4 gram sabu dan 70.905 butir ekstasi dari jaringan Malaysia. Dari kasus itu, empat tersangka ditangkap, yakni AMD, 23, AMZ, 26, ZF, 35, dan DS, 34.

"Salah satu tersangka, AMZ, terpaksa kami ambil tindakan tegas terukur karena melawan. Ia pun tewas," ujar Heru Winarko, kemarin.

Kerja sama dengan Kepolisian Malaysia, ungkap Heru, kembali menggagalkan penyelundupan 20.900 gram sabu yang dikemas di dalam 20 bungkus kemasan teh Cina. Paket sabu itu masuk ke Indonesia melalui Penang, Malaysia dari jalur laut.

Dua kasus ini, para tersang-ka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 113 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Narkotika No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Kasus kedua, dua orang pria berinisial ED, 35, dan DB, ditangkap," kata Heru.

Kasus ketiga yang diungkap, jelas Heru, penyelundupan 1.028 gram sabu yang dilakukan oleh dua orang pria berinisial MK, 34, dan ML, 32. Keduanya ditangkap petugas di Bandara Soekarno-Hatta sesaat setelah mendarat dari Medan menuju Jakarta. Tim juga menangkap tersangka lainnya bernama FE, 30, di Jalan Merdeka Raya, Tangerang.

"Ancaman hukuman pelaku ialah maksimal hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup," ungkapnya.

Pada kasus keempat, pihak-nya bekerja sama dengan Bea Cukai dan TNI-AU Bandara Halim, menggagalkan penyelundupan 1.500 gram sabu dari Banda Aceh. Lima pelaku berinisial MU, 32, RA, 28, dan MUR, 26, AH, 33 dan DR, 49, ditangkap.

Ia menambahkan, untuk kasus kelima, BNN menggagalkan penyelundupan 8.362,4 gram sabu yang dilakukan dua orang pria asal Aceh berinisial ZUL, 36 dan ZOE, 38. Keduanya diamankan saat berada dikamar kos yang terletak di kawasan Pesangrahan, Jakarta Selatan. Kedua tersang-ka mengaku diperintah oleh seorang pria berinisial IS (DPO).

Kasus terakhir yang diungkap, lanjut Heru, yakni diamankannya 5.146,71 gram sabu di Jalan Lintas Timur Sumatra, Lampung Selatan. Dari pengungkapan kasus itu, BNN menangkap dua pria berinisial HS dan MY. Dari hasil pengembangan, BNN menangkap AT di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, saat hendak bertolak ke Jakarta.

Pemusnahan
Sebanyak 1,3 ton ganja ke-ring, 6,3 kg sabu, 1.916 butir ekstasi, dan 280 butir happy five dimusnahkan di Garbage Plant Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kemarin.

Barang terlarang itu merupakan hasil tangkapan jajaran Polres Metro Jakarta Barat, sejak 2017 hingga Februari 2018. Jumlah tersangka yang ditangkap sebanyak 235 orang.

"Kalau melihat dari waktu penangkapan dengan jumlah tersangka sebanyak itu, rerata per hari Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga orang tersangka," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More