Kampanyekan Kreativitas, Adidas Ajak Perempuan Indonesia Makin Berkiprah

Penulis: Melati Salamatunnisa Pada: Kamis, 08 Mar 2018, 19:49 WIB Humaniora
Kampanyekan Kreativitas, Adidas Ajak Perempuan Indonesia Makin Berkiprah

Ist

HARI ini, tepatnya tanggal 8 Maret diperingati sebagai ‘Hari Perempuan Internasional’. Bagi wanita sedunia, perayaan tahunan ini menjadi momentum untuk menyuarakan kesetaraan gender dan menentang gender bias.

Selaras dengan hal tersebut sekaligus menyambut Hari Perempuan Internasional 2018, Adidas meluncurkan campaign “See My Creativity, Not My Gender”.

Kampanye “See My Creativity” diluncurkan secara global untuk mendukung dan menginspirasi wanita untuk mematahkan stereotype gender dan mengubah hidupnya melalui olahraga. Dalam hal ini, manfaat berolahraga dapat dirasakan oleh siapa saja, tidak ada porsi atau batasan tertentu baik bagi pria maupun wanita dalam berkreativitas.

“Adidas sangat percaya bahwa dalam bidang olahraga, potensi dan kesempatan yang dimiliki wanita dan pria adalah sama, dan bahwa suatu kreativitas dalam berolahraga tidak hanya terbatas pada gender,” ujar Ivon Liesmana, Senior Brand Activation Manager Adidas Indonesia dalam pers conference yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (7/3).

“Sky is the limit, so don’t be afraid. Para wanita juga telah memberikan perubahan signifikan di banyak industri, termasuk teknologi,” imbuh Ivon.

Oleh karena itu, Adidas Indonesia mendonasikan Rp150 juta kepada Binar Academy untuk meningkatkan keahlian programmer yang berpotensi mengubah dunia melalui teknologi.

Dalam memberi bantuan donasi ini, Adidas Indonesia menggandeng Andien Aisyah, Creator adidas Indonesia, yang memiliki peran cukup kuat dalam mengubah hidupnya melalui beragam kreativitas, termasuk berolahraga, berbisnis, dan mengembangkan karir musiknya di dunia digital.

“Meski masih ada gender bias di masyarakat kita, perempuan harus bisa berkiprah di industrinya. Di bidang olahraga, saya punya 20FIT yang ditujukan tanpa batasan gender. Saya juga ikut Muay Thai beberapa tahun lalu, yang notabene olahraga pria saat itu. Pilates juga yang terkesan olahraga feminin, ternyata suami saya dan teman-temannya banyak yang ikut,” ujar Andien.

Binar Academy adalah sekumpulan profesional yang berdedikasi untuk mendidik generasi mendatang yang memiliki semangat belajar dan mencari pengalaman praktis di dunia teknologi digital. Inisiatornya ialah Alamanda Shantika, mantan Vice President Go-Jek. Sedikit bocoran, Alamanda telah menyukai coding, bidang yang sedikit ditekuni perempuan, sejak usia 14 tahun.

“Sejak berdiri Maret 2017 lalu, Binar Academy telah meluluskan 300 murid atau 6 batch. Program pembelajarannya sendiri berlangsung selama 3 bulan, gratis. Nantinya, donasi ini akan digunakan untuk menyekolahkan 100 anak untuk bacth ‘Adidas’, angkatan khusus yang akan membuat aplikasi atau program healthy lifestyle,” tutur Alamanda yang akrab disapa Ala.

Melalui kampanye ini, Adidas Indonesia berharap dapat menginspirasi wanita Indonesia untuk terus maju, mengubah hidupnya, dan mengubah dunia melalui olahraga, maupun teknologi. (OL-6)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More