Kadin Komit Tingkatkan Kemitraan dengan Pelaku Usaha Pertanian

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Kamis, 08 Mar 2018, 15:17 WIB Ekonomi
Kadin Komit Tingkatkan Kemitraan dengan Pelaku Usaha Pertanian

ANTARA

KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kemitraan dengan para petani, peternak dan nelayan guna mendorong pemerataan dan kesejahteraan pejuang pangan di seluruh Indonesia.

Hingga saat ini, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengungkapkan, pihaknya telah bermitra dengan sekitar 430 ribu petani, peternak dan nelayan. Ditargetkan, angka itu akan terus bertambah hingga menembus 1 juta mitra dalam beberapa tahun ke depan.

"Kadin akan terus berusaha untuk mengembangkan konsep kemitraan dengan sistem closed loop atau mata rantai tertutup dan terintegrasi. Dalam sisitem ini, semua pemangku kepentingan akan dilibatkan secara aktif melalui koordinasi lembaga-lembaga terkait seperti perusahaan, perbankan, asuransi dan koperasi," ujar Rosan di Jakarta, Kamis (8/3).

Ia menjelaskan, sinergi lintas lembaga itu, dimulai dari perbankan yang mendukung perusahaan sebagai pembeli barang petani atau off taker dan mendukung koperasi dalam memberikan pendampingan kepada petani dengan bunga murah. Selanjutnya koperasi membantu mengupayakan pencairan kredit dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain sebagai off taker, di dalam sistem tersebut, perusahaan juga memberikan pendampingan agar proses kegiatan pertanian berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Konsep kemitraan pun itu diterapkan untuk berbagai komoditas dengan skala ekonomi yang berbeda-beda, sesuai dengan kemampuan masing-masing pelaku usaha pangan.

"Kami berharap sistem ini dapat menciptakan swasembada dan ketahanan pangan dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, peternak serta nelayan yang kemudian akan mendorong kembang-tumbuhnya industri pangan," tandasnya. (OL-6)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More