Jiwa Sosial yang Tinggi

Penulis: Administrator Pada: Kamis, 08 Mar 2018, 13:42 WIB Humaniora
Jiwa Sosial yang Tinggi

MI/M TAUFAN SP BUSTAN

SELAIN disibukkan untuk mengurus Ruangguru.com, ternyata Muhammad Iman Usman tidak lupa tetap berkumpul bersama teman-temannya. Pun sekadar hangout, Iman, panggilan akrabnya, merasa hari-harinya tetap seperti anak muda pada umumnya.

"Jika pas waktunya, saya juga selalu hangout bersama teman karena dari situ juga banyak manfaatnya, selain bertukar pikiran untuk terus maju," akunya.

Sejak kecil Iman memang sudah memiliki jiwa bisnis dan sosial yang tinggi. Tidak mengherankan kemudian ia mendirikan Ruangguru.com dan bisa berhasil seperti saat ini.

Jiwa bisnis yang mengalir begitu deras tidak begitu saja datang di diri Iman. Salah satu pengaruh itu datang dari film idolanya, yakni Harry Potter. Dari film fiksi tersebut, Iman belajar banyak tentang bagaimana menjadi pengusaha di usia muda.

Tepatnya pada usia yang baru memasuki 14 tahun, Iman sudah bergelut di bidang bisnis, bahkan sampai berjualan pernik-pernik yang berkaitan dengan Harry Potter di situs blog miliknya.

Tapi di samping kecintaannya terhadap serial yang dibintangi Harry James Potter tersebut, jiwa sosial Iman sudah terlihat menonjol sejak usia dini. Saat itu minat dan ketertarikannya pada dunia kerelawanan dan pengembangan masyarakat tumbuh. Ia memulai aktivitas sosialnya pada usia sepuluh tahun. Sejak kecil itu ia mendapati kenyataan bahwa banyak anak mampu tak begitu peduli terhadap buku pelajaran.

Sementara itu, banyak anak yang tak mampu sangat membutuhkan buku. Jiwa sosialnya terasah dengan melihat sekitar. Saat usia 10 tahun, Iman lantas meletakkan rak buku di teras rumahnya agar setiap anak bisa membaca. Dia juga menerima sumbangan kawan-kawannya, untuk dibaca anak-anak lainnya.

"Sejak saat itu juga saya meraih sejumlah penghargaan bergengsi khususnya dalam aktivitas saya mempromosikan dan memperjuangkan hak-hak anak dan dialog antarbudaya," ungkap Iman.

Iman memang ingin berguna bagi siapa pun, olehnya Ruangguru.com didirikannya. Namun, cita-cita yang dari dulu dimimpikan Iman ialah menjadi seorang diplomat.

Tidak mengheran Iman melanjutkan pendidikan strata satunya di Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia. "Dari kecil saya ingin menjadi seorang diplomat," imbuh Iman. (M Taufan SP Bustan/M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More