1911: Hari Perempuan Internasional

Penulis: Administrator Pada: Kamis, 08 Mar 2018, 08:13 WIB Humaniora
1911:  Hari Perempuan Internasional

wikipedia

HARI Perempuan Internasional dirayakan pada 8 Maret setiap tahunnya. Hari besar itu dirayakan di seluruh dunia untuk memperingati keberhasilan kaum perempuan di bidang ekonomi, politik, dan sosial.

Gagasan tentang perayaan itu pertama kali dikemukakan pada saat memasuki abad ke-20, di tengah-tengah gelombang industrialisasi dan ekspansi ekonomi yang menyebabkan timbulnya protes-protes mengenai kondisi kerja. Kaum perempuan dari pabrik pakaian dan tekstil mengadakan protes pada 8 Maret 1857 di Kota New York.
Mereka memprotes kondisi kerja yang sangat buruk dan tingkat gaji yang rendah. Para pengunjuk rasa diserang dan dibubarkan polisi. Kaum perempuan itu membentuk serikat buruh pada bulan yang sama dua tahun kemudian. Di Barat, Hari Perempuan Internasional dirayakan pada 1910-an dan 1920-an, tetapi kemudian menghilang.

Pada 8 Maret 1911, Clara Zetkin, pemimpin Women's Office for the Social Democratic Party, meluncurkan peringatan Hari Perempuan di Kopenhagen, Denmark. Perayaan itu dihidupkan kembali dengan bangkitnya feminisme pada 1960-an. Pada 1975, PBB mulai mensponsori Hari Perempuan Internasional.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More