Ruhimat Buktikan NasDem Tanpa Mahar

Penulis: Reza Sunarya Pada: Selasa, 06 Mar 2018, 19:01 WIB Nusantara
Ruhimat Buktikan NasDem Tanpa Mahar

MI/Reza Sunarya

CALON Bupati Subang, Jawa Barat Ruhimat turut hadir dalam acara konsolidasi kader NasDem di Subang. Bahkan, Ruhimat hadir berbarengan dengan ketua umum NasDem, Surya Paloh.

Acara konsolidasi NasDem tersebut sebagai ajang persiapan menyambut Pilkada Serentak 27 Juni 2018 dan Pemilu Legislatif 2019 yang turut hadir pula para calon anggota Legislatif baik DPRD Kabupaten/DPRD Provinsi maupun DPR RI.

Dalam keterangannya Ruhimat menyebut bahwa hanya Partai NasDem yang menerapkan politik tanpa mahar dan itu nyata karena dirinya telah membuktikannya.

Calon Bupati Subang no urut 1 Ruhimat yang di usung Partai NasDem mengungkapkan, pada pencalonanya di Pilkada Serentak 2018 dirinya tidak pernah dipanggil oleh DPP atau juga DPW NasDem Jawa Barat, untuk membicarakan soal mahar yang harus dibayar.

Ruhimat mengaku kagum karena merasakan sendiri bahwa NasDem memperlihatkan idealisme yang nyata dalam aktivitas politiknya.

"Subhanallah, ini sebuah kesaksian saya pribadi tentunya, tidak ada istilah pungutan dalam bentuk apapun atau mahar sepeser pun untuk mendapatkan rekomendasi pencalonan ini," Kata Ruhimat

Paslon Bupati Subang yang berpasangan dengan Agus Masykur (Jimat-Akur) ini juga menerangkan bahwa Partai NasDem benar-benar menjadi harapan orang-orang yang memiliki semangat dan tulus untuk mengabdikan dirinya membangun bangsa melalui konsep dan program unggulannya. "Ini sejalan pula dengan visi yang saya ingin terapkan untuk Kabupaten Subang kedepan," ungkapnya.

Ditegaskan Ruhimat ini sebuah pengalaman dan ilmu yang paling berharga buat dirinya. Ketika Ketua Umum NasDem Surya Paloh datang ke Subang, juga memberi semangat untuk membangun Subang ke arah yang lebih baik, dan wujud nyata bentuk kecintaannya Surya Paloh terhadap Kabupaten Subang.(OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More