Menteri Retno Nilai Musik untuk Perdamaian

Penulis: Nur Aivanni Pada: Senin, 05 Mar 2018, 18:41 WIB Hiburan
Menteri Retno Nilai Musik untuk Perdamaian

Dok. MI/Arya Manggala

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi mengaku senang bisa membuat penonton di Java Jazz 2018 bergembira menikmati aksi Elek Yo Band, Jumat (2/3) malam.

Bersama sejumlah koleganya di Kabinet Kerja, Retno memang berharap bisa membuat penonton yang hadir malam itu turut bergembira.

"Just make everybody happy. Jadi semua orang gembira dan musik mempersatukan kita semua," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/3).

Lantaran dirinya adalah seorang diplomat, menurutnya, musik sebagai bentuk sebuah perdamaian. "Karena latar belakang saya adalah diplomat, maka tentunya musik ini tujuannya untuk perdamaian," ucapnya.

Aksi Elek Yo Band dalam Java Jazz tersebut diawali dengan tembang Dia milik Anji. Personil Elek Yo Band yang berlatar belakang anggota kabinet adalah Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More